Beredar foto topless pasangan kerajaan
Jum'at, 14 September 2012 - 18:02 WIB
Beredar foto topless pasangan kerajaan
A
A
A
Sindonews.com - Keluarga Kerajaan Inggris kembali dibuat marah dengan publikasi foto pribadi anggota kerajaan. Kali ini, giliran foto 'topless' sang Duchess dipublis oleh sebuah majalah Prancis, Closer .
Seperti diberitakan dalam Mirror, Pangeran William dan Kate Middleton sangat marah atas publikasi foto Kate tengah berjemur di teras tamu istana milik keponakan Ratu Elizabeth di Prancis beberapa waktu lalu.
Foto yang diterbitkan dalam empat halaman majalah Closer tersebut meski buram, tapi diyakini adalah gambar pasangan tersebut. Diduga, gambar diambil menggunakan lensa panjang.
Juru bicara Istana St. James telah mengkorfimasi ke pasangan kerajaan tersebut. Dari konfirmasi inilah diketahui, pasangan itu "sedih" oleh publikasi tersebut.
"Mereka sangat sedih saat wilayah privasi mereka telah di langgar. Ini sangat mengecewakan," ungkap pihak kerajaan dilansir dari Skynews, Jumat (14/9/2012)
Kini pihak kerjaan tengah berkonsultasi dengan sejumlah pengacara dan rekan di Prancis terkait langkah hukum yang akan ditempuh. Sementara itu, kedua pasangan tersebut tengah menikmati tur selama sembilan hari ke sejumlah negara di Asia Pasifik dalam rangka memperingati kenaikan takhta 60 tahun (Jubilee Diamond) Ratu Elizabeth II.
Secara terpisah, editor majalah Closer, Laurence Pieau melalui akun teitternya mengatakan, tak gentar dengan upaya hukum yang ditempuh pihak kerjaaan Inggris. "Kami bisa katakan bahwa setelah edisi Closer besok (hari ini), Harry tak akan sendirian lagi....," kata Pieau.
Seperti diberitakan dalam Mirror, Pangeran William dan Kate Middleton sangat marah atas publikasi foto Kate tengah berjemur di teras tamu istana milik keponakan Ratu Elizabeth di Prancis beberapa waktu lalu.
Foto yang diterbitkan dalam empat halaman majalah Closer tersebut meski buram, tapi diyakini adalah gambar pasangan tersebut. Diduga, gambar diambil menggunakan lensa panjang.
Juru bicara Istana St. James telah mengkorfimasi ke pasangan kerajaan tersebut. Dari konfirmasi inilah diketahui, pasangan itu "sedih" oleh publikasi tersebut.
"Mereka sangat sedih saat wilayah privasi mereka telah di langgar. Ini sangat mengecewakan," ungkap pihak kerajaan dilansir dari Skynews, Jumat (14/9/2012)
Kini pihak kerjaan tengah berkonsultasi dengan sejumlah pengacara dan rekan di Prancis terkait langkah hukum yang akan ditempuh. Sementara itu, kedua pasangan tersebut tengah menikmati tur selama sembilan hari ke sejumlah negara di Asia Pasifik dalam rangka memperingati kenaikan takhta 60 tahun (Jubilee Diamond) Ratu Elizabeth II.
Secara terpisah, editor majalah Closer, Laurence Pieau melalui akun teitternya mengatakan, tak gentar dengan upaya hukum yang ditempuh pihak kerjaaan Inggris. "Kami bisa katakan bahwa setelah edisi Closer besok (hari ini), Harry tak akan sendirian lagi....," kata Pieau.
(aww)