Presiden Rusia pandu migrasi Bangau
Jum'at, 07 September 2012 - 09:25 WIB
Presiden Rusia pandu migrasi Bangau
A
A
A
Sindonews.com - Tak ada kegiatan menantang jiwa yang bakalan dilewatkan Presiden Rusia Vladimir Putin.Setelah menyelam, menunggang kuda, berburu, bertemu macan tutul (leopard), dan lain-lain, pria bercitra macho itu kembali melakukan kegiatan sensasional: mengendarai pesawat ringan deltaplane bertenaga motor dan terbang bersama burung bangau yang sedang bermigrasi.
Pria berusia 59 tahun itu memang akrab dengan hewan buas,sebagai bagian dari usaha untuk menciptakan citra orang yang hidup bersih dan cinta alam selama 12 tahun sebagai pemimpin Rusia.
Dengan berada pada kendali pesawat itu dan mengenakan busana putih-putih berikut helm dan goggles, Putin terbang ke langit di atas Siberia dan memandu burung-burung bangau yang dilahirkan di penangkaran ke jalur migrasi musim dingin mereka.
“Mereka terbiasa. Mereka tidak takut, mereka mengambil alih deltaplane ini,”ujar Putin setelah mendarat, sebagaimana ditayangkan Rossiya 24 dan dilansir AFP.
“Mereka mengambil alih, mendekati sayap dari kiri,dari kanan,dari atas. Sempurna. Mereka cantik. Keren.Mereka berusia tiga bulan,tapi sudah cukup besar.”
Bangau-bangau itu dibesarkan di penangkaran di stasiun ornithologist di Yamal, Semenanjung Siberia.
Dan,tugas Putin di pesawat itu adalah menjadi burung raksasa yang memandu mereka ke rute migrasi ke selatan setelah mereka diterbangkan dari penangkaran. Setelah gagal menarik burung- burung itu pada penerbangan pertama, Putin berhasil menarik lima bangau pada penerbangan keduanya, serta membantu mengarahkan mereka ke jalur migrasi ke arah Asia Tengah. Busana putih Putin dirancang agar bisa menyesuaikan warna burung bangau Siberia itu.
Namun,rumor bahwa presiden itu akan menggunakan paruh palsu saat penerbangan ternyata terbukti salah. Selama penerbangan itu, Putin tampak melakukan sebagian besar kendali dengan seorang pilot senior duduk di belakangnya. Dan, ternyata, mantan agen KGB itu serius melakukan kegiatan ini. Selama 1,5 tahun, dia melakukan persiapan penerbangan ini. Pilot senior Igor Nikitin menuturkan,
Putin sudah melakukan setidaknya 17 jam terbang dengan paralayang dalam latihan. Presiden itu memaparkan, membawa pesawat ringan itu sendiri dan akan mendonasikannya kepada para ilmuwan. Selama beberapa tahun terakhir, Putin telah bertemu beberapa hewan buas langka secara dekat, termasuk seekor harimau Amur,seekor leopard salju, paus beluga dan beruang kutub.
Pria berusia 59 tahun itu memang akrab dengan hewan buas,sebagai bagian dari usaha untuk menciptakan citra orang yang hidup bersih dan cinta alam selama 12 tahun sebagai pemimpin Rusia.
Dengan berada pada kendali pesawat itu dan mengenakan busana putih-putih berikut helm dan goggles, Putin terbang ke langit di atas Siberia dan memandu burung-burung bangau yang dilahirkan di penangkaran ke jalur migrasi musim dingin mereka.
“Mereka terbiasa. Mereka tidak takut, mereka mengambil alih deltaplane ini,”ujar Putin setelah mendarat, sebagaimana ditayangkan Rossiya 24 dan dilansir AFP.
“Mereka mengambil alih, mendekati sayap dari kiri,dari kanan,dari atas. Sempurna. Mereka cantik. Keren.Mereka berusia tiga bulan,tapi sudah cukup besar.”
Bangau-bangau itu dibesarkan di penangkaran di stasiun ornithologist di Yamal, Semenanjung Siberia.
Dan,tugas Putin di pesawat itu adalah menjadi burung raksasa yang memandu mereka ke rute migrasi ke selatan setelah mereka diterbangkan dari penangkaran. Setelah gagal menarik burung- burung itu pada penerbangan pertama, Putin berhasil menarik lima bangau pada penerbangan keduanya, serta membantu mengarahkan mereka ke jalur migrasi ke arah Asia Tengah. Busana putih Putin dirancang agar bisa menyesuaikan warna burung bangau Siberia itu.
Namun,rumor bahwa presiden itu akan menggunakan paruh palsu saat penerbangan ternyata terbukti salah. Selama penerbangan itu, Putin tampak melakukan sebagian besar kendali dengan seorang pilot senior duduk di belakangnya. Dan, ternyata, mantan agen KGB itu serius melakukan kegiatan ini. Selama 1,5 tahun, dia melakukan persiapan penerbangan ini. Pilot senior Igor Nikitin menuturkan,
Putin sudah melakukan setidaknya 17 jam terbang dengan paralayang dalam latihan. Presiden itu memaparkan, membawa pesawat ringan itu sendiri dan akan mendonasikannya kepada para ilmuwan. Selama beberapa tahun terakhir, Putin telah bertemu beberapa hewan buas langka secara dekat, termasuk seekor harimau Amur,seekor leopard salju, paus beluga dan beruang kutub.
()