Australia tawarkan jadi imigran resmi
Senin, 13 Agustus 2012 - 15:44 WIB
Australia tawarkan jadi imigran resmi
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Australia akan memberikan rekomendasi bagi imigran gelap. Rekomendasi ini bertujuan mendorong para pendatang ilegal mencari suaka melalui jalur resmi.
BBC memberitakan, Senin (13/8/2012), selama beberapa bulan terakhir, jumlah pencari suaka yang tiba dengan perahu di lepas pantai Australia terus meningkat tajam. Setidaknya 170 orang datang dengan tiga kapal dalam sepekan.
Angkatan Laut (AD) Australia menangkap lebih dari 200 imigran gelap di sebuah kapal pada Kamis 9 Agustus lalu. Jumlah itu merupakan pendatang terbesar dalam satu perahu.
Saat ini, imigran dapat memproses identitas mereka secara resmi melalui panel independen. Panel yang dipimpin Mantan Kepala Pertahanan Australia Angus Houston itu bertujuan mengurangi jumlah kedatangan kapal ilegal.
Panel independen dibentuk Perdana Menteri Australia Julia Gillard guna memecah kebuntuan dalam memecahkan masalah imigran gelap. Untuk itu, Pemerintah Australia mendirikan beberapa pusat pemrosesan lepas pantai bagi pencari suaka di Nauru dan Papua Nugini.
Kementerian Imigrasi dan Kewarganegaraan Australia melaporkan pada 2011 ada 4.565 imigran gelap yang datang dengan 69 kapal. Jumlah pencari suaka meningkat di tahun 2012 menjadi 7.629 orang melalui 114 kapal.
BBC memberitakan, Senin (13/8/2012), selama beberapa bulan terakhir, jumlah pencari suaka yang tiba dengan perahu di lepas pantai Australia terus meningkat tajam. Setidaknya 170 orang datang dengan tiga kapal dalam sepekan.
Angkatan Laut (AD) Australia menangkap lebih dari 200 imigran gelap di sebuah kapal pada Kamis 9 Agustus lalu. Jumlah itu merupakan pendatang terbesar dalam satu perahu.
Saat ini, imigran dapat memproses identitas mereka secara resmi melalui panel independen. Panel yang dipimpin Mantan Kepala Pertahanan Australia Angus Houston itu bertujuan mengurangi jumlah kedatangan kapal ilegal.
Panel independen dibentuk Perdana Menteri Australia Julia Gillard guna memecah kebuntuan dalam memecahkan masalah imigran gelap. Untuk itu, Pemerintah Australia mendirikan beberapa pusat pemrosesan lepas pantai bagi pencari suaka di Nauru dan Papua Nugini.
Kementerian Imigrasi dan Kewarganegaraan Australia melaporkan pada 2011 ada 4.565 imigran gelap yang datang dengan 69 kapal. Jumlah pencari suaka meningkat di tahun 2012 menjadi 7.629 orang melalui 114 kapal.
()