Tayangan simpanse merokok menuai protes
Rabu, 01 Agustus 2012 - 16:50 WIB
Tayangan simpanse merokok menuai protes
A
A
A
Sindonews.com - Posting rekaman simpanse merokok di kebun binatang Xinjiang, China, memicu kemarahan pembaca portal berita The Sun. Mereka merasa jijik dan menilai rekaman tersebut sangat memalukan.
Pembaca The Sun yang marah dan tidak senang dengan perilaku aneh simanse tersebut, menyarankan para turis untuk memberi buah bukan rokok atau bir.
"Simpanse tersebut tidak mengerti betapa buruknya efek rokok bagi kesehatan, yang ia lakukan hanya meniru perilaku manusia di sekeliling," komentar salah seorang pembaca seperti diberitakan dalam The Sun, Rabu (1/8/2012).
Jia Ku, itulah nama simpanse yang dapat menghisap rokok dan minum bir di kebun binatang Xinjiang, China. Simpanse tersebut dengan tenang mengambil rokok ataupun bir yang disodorkan oleh para pengunjung.
Jia Ku menjadi terkenal sejak tahun 2002 lalu, tahun dimana ia memulai kebiasan menghisap rokok.
Simpanse ini bukan primata pertama yang mampu menghisap rokok. Sebelumnya Charlie, simpanse dari kebun binatang Afrika Selatan meninggal pada 2010 pada usia 52 setelah bertahun-tahun menghibur orang banyak dengan kebiasan anehnya.
Sementara itu, pengelola kebun binatang di Rusia terpaksa merehabilitasi seekor monyet karena memiliki kebiasaan yang sama dengan Jia ku.
Pembaca The Sun yang marah dan tidak senang dengan perilaku aneh simanse tersebut, menyarankan para turis untuk memberi buah bukan rokok atau bir.
"Simpanse tersebut tidak mengerti betapa buruknya efek rokok bagi kesehatan, yang ia lakukan hanya meniru perilaku manusia di sekeliling," komentar salah seorang pembaca seperti diberitakan dalam The Sun, Rabu (1/8/2012).
Jia Ku, itulah nama simpanse yang dapat menghisap rokok dan minum bir di kebun binatang Xinjiang, China. Simpanse tersebut dengan tenang mengambil rokok ataupun bir yang disodorkan oleh para pengunjung.
Jia Ku menjadi terkenal sejak tahun 2002 lalu, tahun dimana ia memulai kebiasan menghisap rokok.
Simpanse ini bukan primata pertama yang mampu menghisap rokok. Sebelumnya Charlie, simpanse dari kebun binatang Afrika Selatan meninggal pada 2010 pada usia 52 setelah bertahun-tahun menghibur orang banyak dengan kebiasan anehnya.
Sementara itu, pengelola kebun binatang di Rusia terpaksa merehabilitasi seekor monyet karena memiliki kebiasaan yang sama dengan Jia ku.
()