Turki tutup wilayah perbatasan Suriah
Rabu, 25 Juli 2012 - 16:50 WIB
Turki tutup wilayah perbatasan Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Perdagangan dan Perpajakan Turki, Hayati Yazici mengatakan, pemerintah Turki memutuskan untuk menutup semua pos yang berbatasan langsung dengan Suriah.
“Semua wilayah perbatasan Turki dengan Suriah hari ini mulai ditutup,” ungkap Yazici seperti diberitakan NTV Turki, Rabu (25/7/2012).
Keputusan Pemerintah Turki menutup perbatasan Suriah merupakan bentuk sanksi penekanan baru terhadap rezim Assad. Baru-baru ini, serangan pemberontak Suriah semakin meningkat, khususnya di wilayah perbatasan yang berseberangan langsung dengan Suriah.
Saat ini, Pemerintah Turki memiliki 13 pos perbatasan di sepanjang 900 km yang berdekatan dengan Suriah. Dengan adanya sanksi baru tersebut, maka truk yang datang dari Suriah tidak diperbolehkan memasuki wilayah Turki.
Meski demikian, Pemerintah Turki akan tetap membiarkan arus pengungsi dari Suriah masuk ke Turki. Hingga sekarang tercatat sekitar 45 ribu penduduk Suriah mengungsi di Turki untuk menghindari perang saudara yang terjadi di negara asalnya. Sementara itu, Pemerintah Turki berencana membangun tiga buah tenda pengungsian di sepanjang perbatasan Suriah.
“Semua wilayah perbatasan Turki dengan Suriah hari ini mulai ditutup,” ungkap Yazici seperti diberitakan NTV Turki, Rabu (25/7/2012).
Keputusan Pemerintah Turki menutup perbatasan Suriah merupakan bentuk sanksi penekanan baru terhadap rezim Assad. Baru-baru ini, serangan pemberontak Suriah semakin meningkat, khususnya di wilayah perbatasan yang berseberangan langsung dengan Suriah.
Saat ini, Pemerintah Turki memiliki 13 pos perbatasan di sepanjang 900 km yang berdekatan dengan Suriah. Dengan adanya sanksi baru tersebut, maka truk yang datang dari Suriah tidak diperbolehkan memasuki wilayah Turki.
Meski demikian, Pemerintah Turki akan tetap membiarkan arus pengungsi dari Suriah masuk ke Turki. Hingga sekarang tercatat sekitar 45 ribu penduduk Suriah mengungsi di Turki untuk menghindari perang saudara yang terjadi di negara asalnya. Sementara itu, Pemerintah Turki berencana membangun tiga buah tenda pengungsian di sepanjang perbatasan Suriah.
()