Yordania: Senjata Kimia Suriah terancam jatuh ke Al-Qaeda
Kamis, 19 Juli 2012 - 16:17 WIB
Yordania: Senjata Kimia Suriah terancam jatuh ke Al-Qaeda
A
A
A
Sindonews.com – Pemimpin Yordania, King Abdullah mengatakan senjata kimia milik Pemerintah Suriah terancam jatuh ke tangan yang tidak bersahabat seperti kelompok Al-Qaeda. Aksi pemboman itu merupakan pukulan besar bagi Rezim Pemerintahan Bashar al-Assad.
Akibat penyerangan pemberontak ini, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunda rencana pemungutan suara untuk menjatuhkan sanksi yang lebih keras terhadap Pemerintah Suriah sampai Selasa 24 Juli mendatang. Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan, Dewan Keamanan harus segera menjalankan tangung jawab dan mengambil tindakan kolektif namun efektif.
"Rakyat Suriah sudah terlalu lama menderita, pertumpahan darah harus berakhir sekarang," ungkap Ban seperti diberitakan dalam ABCnet.au, Kamis (19/7/2012).
Sebelumnya, PBB akan memperpanjang misi 300 orang tim pengamat di Suriah sesuai rencana perdamian utusan PBB untuk Suriah Kofi Annan. Misi pengamat PBB dijadwalkan akan berakhir pada Jumat 20 Juli mendatang.
Akibat penyerangan pemberontak ini, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunda rencana pemungutan suara untuk menjatuhkan sanksi yang lebih keras terhadap Pemerintah Suriah sampai Selasa 24 Juli mendatang. Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan, Dewan Keamanan harus segera menjalankan tangung jawab dan mengambil tindakan kolektif namun efektif.
"Rakyat Suriah sudah terlalu lama menderita, pertumpahan darah harus berakhir sekarang," ungkap Ban seperti diberitakan dalam ABCnet.au, Kamis (19/7/2012).
Sebelumnya, PBB akan memperpanjang misi 300 orang tim pengamat di Suriah sesuai rencana perdamian utusan PBB untuk Suriah Kofi Annan. Misi pengamat PBB dijadwalkan akan berakhir pada Jumat 20 Juli mendatang.
()