MV Kalama tenggelam di Zanzibar, ratusan hilang
Kamis, 19 Juli 2012 - 15:54 WIB
MV Kalama tenggelam di Zanzibar, ratusan hilang
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah kapal feri MV Kalama yang mengangkut 290 orang penumpang terbalik dekat Zanzibar Rabu (19/7/2012). Sebanyak 24 orang penumpang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya hilang.
Kapal MV Kalama mengangkut 290 orang penumpang dan kru kapal. Sekitar 30 orang terbalik di dekat Zanzibar, termasuk anak-anak. Kapal feri ini tenggelam setelah meninggalkan Ibu Kota Dar-es-Salaam, Tanzania. Kapal MV Kalama terbalik sekitar pukul 12.30 malam waktu setempat.
Menteri Transportasi Zanzibar Hamad Masoud Hamad mengatakan, sejauh ini tim penyelamat telah berhasil mengevakuasi 24 jazad. Dua diantara berkebangsaan Eropa.
"Pencarian masih terus dilanjutkan, saat ini tim penyelamat telah berhasil menyelamatkan 124 korban. Kami berharap ratusan orang lainya segera diselamatkan," ungkap Hamad, seperti diberitakan Capitalfm, Kamis (19/7/2012).
Sementara Menteri Dalam Negeri Zanzibar Emmanuel Nchimbi dalam siaran TV mengatakan pencarian korban hilang masih terus dilanjutkan. "Kami menghimbau pada keluarga korban tetap tenang dan bersabar. Pemerintah Zanzibaris terus melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan korban," ungkap wakil Presiden Zanzibar Seif Ali Idd.
Seorang pejabat di kantor wakil kepresidenan, Saidi Shabaani mengatakan, kapal itu mengangkut 251 orang dewasa dan 31 anak kecil beserta enam orang kru. Sedangkan jumlah pasti warga asing yang berada di kapal tersebut belum diketahui dengan pasti.
MV Kalama tenggelam di dekat pantai yang terkenal akan keindahan batu karang dan pasir putihnya. Wilayah ini juga telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), sekaligus tujuan wisata populer di Samudra Hindia.
Keluarga korban hilang dan tewas masih meratapi keberadaan keluarga mereka. Mereka mencoba menerobos barikade polisi yang berusaha mencegah mereka masuk ke dalam perairan.
"Kami sedang menyelidiki penyebab tragedi ini. Baik polisi, tim penyelamat, dan angkatan angkatan laut telah menuju lokasi tenggelamnya MV Kalama," ungkap Shabaani.
Kapal feri yang melintasi wilayah Zanzibar seringkali mengangkut penumpang tambahan yang tidak sesuai dengan jumlah penumpang yang tercatat.
Kapal MV Kalama mengangkut 290 orang penumpang dan kru kapal. Sekitar 30 orang terbalik di dekat Zanzibar, termasuk anak-anak. Kapal feri ini tenggelam setelah meninggalkan Ibu Kota Dar-es-Salaam, Tanzania. Kapal MV Kalama terbalik sekitar pukul 12.30 malam waktu setempat.
Menteri Transportasi Zanzibar Hamad Masoud Hamad mengatakan, sejauh ini tim penyelamat telah berhasil mengevakuasi 24 jazad. Dua diantara berkebangsaan Eropa.
"Pencarian masih terus dilanjutkan, saat ini tim penyelamat telah berhasil menyelamatkan 124 korban. Kami berharap ratusan orang lainya segera diselamatkan," ungkap Hamad, seperti diberitakan Capitalfm, Kamis (19/7/2012).
Sementara Menteri Dalam Negeri Zanzibar Emmanuel Nchimbi dalam siaran TV mengatakan pencarian korban hilang masih terus dilanjutkan. "Kami menghimbau pada keluarga korban tetap tenang dan bersabar. Pemerintah Zanzibaris terus melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan korban," ungkap wakil Presiden Zanzibar Seif Ali Idd.
Seorang pejabat di kantor wakil kepresidenan, Saidi Shabaani mengatakan, kapal itu mengangkut 251 orang dewasa dan 31 anak kecil beserta enam orang kru. Sedangkan jumlah pasti warga asing yang berada di kapal tersebut belum diketahui dengan pasti.
MV Kalama tenggelam di dekat pantai yang terkenal akan keindahan batu karang dan pasir putihnya. Wilayah ini juga telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), sekaligus tujuan wisata populer di Samudra Hindia.
Keluarga korban hilang dan tewas masih meratapi keberadaan keluarga mereka. Mereka mencoba menerobos barikade polisi yang berusaha mencegah mereka masuk ke dalam perairan.
"Kami sedang menyelidiki penyebab tragedi ini. Baik polisi, tim penyelamat, dan angkatan angkatan laut telah menuju lokasi tenggelamnya MV Kalama," ungkap Shabaani.
Kapal feri yang melintasi wilayah Zanzibar seringkali mengangkut penumpang tambahan yang tidak sesuai dengan jumlah penumpang yang tercatat.
()