Diplomat Rusia dituntut gaul
Senin, 16 Juli 2012 - 13:24 WIB
Diplomat Rusia dituntut gaul
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Rusia akan terus meningkatkan pengaruhnya di kancah percaturan internasional. Bahkan Presiden Rusia Vladimir Putin telah mendorong para diplomatnya menggunakan media sosial.
Seperti dilansir dalam harian Kommersant, Senin (16/7/2012), dalam waktu dekat kementerian Rusia akan membuat akun Facebook. Sebelumnya, Pemerintah Rusia juga telah meluncurkan program khusus bagi para diplomat mereka untuk memanfaatkan akun Twitter, membantu mempromosikan posisi Rusia di panggung dunia.
"Agar tujuan ini tercapai, semua instruksi telah dikirimkan kepada semua diplomat Rusia di seluruh dunia," ungkap harian Kommersant.
Kementian Luar Negeri Rusia juga berencana memperbaharui halaman utama situs website mereka. Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Rusia meluncurkan akun YouTube untuk merilis kegiatan semua diplomat Rusia.
Tidak hanya kunjungan resmi kenegaraan, kebijakan luar negeri dan hubungan internasional Rusia juga dipublikasikan di YouTube.
"Kicauan ini tidak cukup jika hanya dilontarkan sekali saja. Kita harus menjelaskan posisi Rusia di internasional lagi dan lagi, dengan mengunakan berbagi platform dan teknologi baru, sampai mereka mengerti," ungkap pejabat Rusia, mengutip perkataan Putin pekan lalu.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan para diplomatnya pekan lalu. Putin mendesak mereka secara aktif menggunakan teknologi untuk meningkatkan pamor Rusia di kancah internasional dan memperjuangkan kepentingan nasional.
Putin meminta diplomat Rusia pekan lalu untuk proaktif, konstruktif, pragmatis dan fleksibel. Putin juga tidak akan merubah kebijakan luar negeri Rusia agar tetap mandiri dan independen dan tidak isolasionisme atau konfrontasi.
Seperti dilansir dalam harian Kommersant, Senin (16/7/2012), dalam waktu dekat kementerian Rusia akan membuat akun Facebook. Sebelumnya, Pemerintah Rusia juga telah meluncurkan program khusus bagi para diplomat mereka untuk memanfaatkan akun Twitter, membantu mempromosikan posisi Rusia di panggung dunia.
"Agar tujuan ini tercapai, semua instruksi telah dikirimkan kepada semua diplomat Rusia di seluruh dunia," ungkap harian Kommersant.
Kementian Luar Negeri Rusia juga berencana memperbaharui halaman utama situs website mereka. Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Rusia meluncurkan akun YouTube untuk merilis kegiatan semua diplomat Rusia.
Tidak hanya kunjungan resmi kenegaraan, kebijakan luar negeri dan hubungan internasional Rusia juga dipublikasikan di YouTube.
"Kicauan ini tidak cukup jika hanya dilontarkan sekali saja. Kita harus menjelaskan posisi Rusia di internasional lagi dan lagi, dengan mengunakan berbagi platform dan teknologi baru, sampai mereka mengerti," ungkap pejabat Rusia, mengutip perkataan Putin pekan lalu.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan para diplomatnya pekan lalu. Putin mendesak mereka secara aktif menggunakan teknologi untuk meningkatkan pamor Rusia di kancah internasional dan memperjuangkan kepentingan nasional.
Putin meminta diplomat Rusia pekan lalu untuk proaktif, konstruktif, pragmatis dan fleksibel. Putin juga tidak akan merubah kebijakan luar negeri Rusia agar tetap mandiri dan independen dan tidak isolasionisme atau konfrontasi.
()