Bom bunuh diri guncang pesta pernikahan di Afghanistan
Sabtu, 14 Juli 2012 - 15:22 WIB
Bom bunuh diri guncang pesta pernikahan di Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah bom meledak di tengah acara resepsi pernikahan di Samangan, Provinsi Aybak, Afghanistan bagian utara. Seorang politisi Afghanistan, Ahmad Khan Samangani dan 20 orang lainnya dilaporkan tewas. Sementara itu, 40 orang menderita luka-luka akibat ledakan bom.
Pesta pernikahan ini merupakan pesta pernikahan putri Ahmad Khan Samangani. Dahulu Samangani menjabat sebagai komandan dalam milisi Mujahidin selama perang sipil Afghanistan pada 1980-an.
Polisi Afghanistan mengatakan, bom meledak ketika pelaku aksi bunuh diri memeluk Samangani. Pelaku menyamar menjadi tamu dalam acara pernikahan tersebut. Sementara itu, saksi mata mengatakan saat meledak ruang dipenuhi ratusan orang.
Kali ini, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid membantah berada dibelakang aksi penyerangan ini. "Kami bukan pelaku penyerangan ini,” tegas Zabihullah Mujahid seperti diberitakan dalam BBC.co.uk, Sabtu (14/7/2012).
"Ahmad Khan adalah mantan komandan mujahidin. Dia sangat terkenal dan tidak menutup kemungkinan banyak orang memiliki masalah dengan dia," katanya.
Ahmad Khan dikenal sebagai pendukung Presiden Hamid Karzai sekaligus pesaing Jenderal Abdul Rashid Dostum, seorang komandan perang sipil di utara Pakistan.
Tahun lalu, Ahmad Khan menjabat sebagai anggota parlemen, menggantikan salah satu anggota parlemen yang diduga melakukan kecurangan pemilu parlemen 2010 lalu.
Pesta pernikahan ini merupakan pesta pernikahan putri Ahmad Khan Samangani. Dahulu Samangani menjabat sebagai komandan dalam milisi Mujahidin selama perang sipil Afghanistan pada 1980-an.
Polisi Afghanistan mengatakan, bom meledak ketika pelaku aksi bunuh diri memeluk Samangani. Pelaku menyamar menjadi tamu dalam acara pernikahan tersebut. Sementara itu, saksi mata mengatakan saat meledak ruang dipenuhi ratusan orang.
Kali ini, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid membantah berada dibelakang aksi penyerangan ini. "Kami bukan pelaku penyerangan ini,” tegas Zabihullah Mujahid seperti diberitakan dalam BBC.co.uk, Sabtu (14/7/2012).
"Ahmad Khan adalah mantan komandan mujahidin. Dia sangat terkenal dan tidak menutup kemungkinan banyak orang memiliki masalah dengan dia," katanya.
Ahmad Khan dikenal sebagai pendukung Presiden Hamid Karzai sekaligus pesaing Jenderal Abdul Rashid Dostum, seorang komandan perang sipil di utara Pakistan.
Tahun lalu, Ahmad Khan menjabat sebagai anggota parlemen, menggantikan salah satu anggota parlemen yang diduga melakukan kecurangan pemilu parlemen 2010 lalu.
()