Iran perluas kerja sama dengan Afrika
Senin, 09 Juli 2012 - 16:46 WIB
Iran perluas kerja sama dengan Afrika
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koperasi, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Sosial Iran, Abdolreza Sheikholeslami mengatakan, pemerintah Iran mulai tertarik memperluas dan meningkatkan hubungan dengan negara-negara di Afrika.
Sheikholeslami menyampaikan antusiasme Iran memperluas hubungan dengan negara-negara penting di Afrika itu, saat bertemu dengan Presiden Republik Kongo, Denis Sassou-Nguesso di Brazzaville, Minggu 8 Juli.
Seperti diberitakan dalam Presstv, Senin (9/7/2012), Presiden Kongo Sassou-Nguesso merasa sangat terhormat dengan pernyataan yang disampaikan oleh Iran.
Dalam kesempatan tersebut, Sheikholeslami juga menyampaikan undangan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, kepada Presiden Kongo untuk hadir dalam KTT Gerakan Non Blok (GNB) ke 16 di Teheran, pada 26-31 Agustus mendatang.
Saat penyelenggaraan KTT GNB ke-16, Iran akan menerima jabatan ketua bergilir. GNB adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan pada 1961, terdiri dari 120 negara anggota dan 17 negara pengamat.
Pembentukan GNB bertujuan untuk menjamin kemerdekaan nasional, kedaulatan, integritas teritorial dan keamanan negara-negara anggotanya. Seperti tercantum dalam Deklarasi Havana pada 1979.
Sheikholeslami menyampaikan antusiasme Iran memperluas hubungan dengan negara-negara penting di Afrika itu, saat bertemu dengan Presiden Republik Kongo, Denis Sassou-Nguesso di Brazzaville, Minggu 8 Juli.
Seperti diberitakan dalam Presstv, Senin (9/7/2012), Presiden Kongo Sassou-Nguesso merasa sangat terhormat dengan pernyataan yang disampaikan oleh Iran.
Dalam kesempatan tersebut, Sheikholeslami juga menyampaikan undangan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, kepada Presiden Kongo untuk hadir dalam KTT Gerakan Non Blok (GNB) ke 16 di Teheran, pada 26-31 Agustus mendatang.
Saat penyelenggaraan KTT GNB ke-16, Iran akan menerima jabatan ketua bergilir. GNB adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan pada 1961, terdiri dari 120 negara anggota dan 17 negara pengamat.
Pembentukan GNB bertujuan untuk menjamin kemerdekaan nasional, kedaulatan, integritas teritorial dan keamanan negara-negara anggotanya. Seperti tercantum dalam Deklarasi Havana pada 1979.
()