AS ajak masyarakat internasional beri sanksi Suriah
Kamis, 07 Juni 2012 - 11:31 WIB
AS ajak masyarakat internasional beri sanksi Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menjatuhkan sanksi kepada Pemerintah Suriah, dan meningkatkan tekanan kepada Presiden Suriah, Bashar Al-Assad.
"Kami telah mengambil beberapa langkah penting untuk menyelesaikan masalah Suriah. Namun masih banyak yang harus dilakukan. Kita harus tetap mengisolasi aktivitas ekonomi internasional Suriah. Disamping itu, kita harus terus mengajak semua negara untuk menekan dan menjauh dari Suriah," ungkap Hillary seperti diberitakan Ria Novosti, Kamis (7/6/2012).
Ditambahkan dia, AS akan dengan senang hati menyambut negara-negara yang mau mendengarkan AS menekan Suriah dan Presiden Bashar Al-Assad.
"AS dengan senang hati menyambut negara yang memiki opini atau sebuah pendekatan yang efektif untuk menekan Suriah. Rezim pemerintahan Suriah harus mengikuti semua rencana yang telah mereka sepakati dengan utusan PBB dan Liga Arab, Kofi Annan. Transisi demokrasi harus segera dimulai di negeri itu," tegas Hillary.
Berdasarkan data yang diperoleh PBB, sebanyak 9.000 orang warga Suriah dilaporkan tewas akibat aksi pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok oposisi terhadap rezim pemerintahan Suriah.
Hillary juga mengatakan, pemberian sanksi dapat memberikan dampak secara ekonomi dan organisasi pada rezim pemerintahan Suriah. Pejabat Suriah harus bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia yang mereka lakukan.
“Oleh karena itu, dana asing mereka harus dibekukan dan mereka harus mendapatkan larangan terbang,” terangnya. (san)
"Kami telah mengambil beberapa langkah penting untuk menyelesaikan masalah Suriah. Namun masih banyak yang harus dilakukan. Kita harus tetap mengisolasi aktivitas ekonomi internasional Suriah. Disamping itu, kita harus terus mengajak semua negara untuk menekan dan menjauh dari Suriah," ungkap Hillary seperti diberitakan Ria Novosti, Kamis (7/6/2012).
Ditambahkan dia, AS akan dengan senang hati menyambut negara-negara yang mau mendengarkan AS menekan Suriah dan Presiden Bashar Al-Assad.
"AS dengan senang hati menyambut negara yang memiki opini atau sebuah pendekatan yang efektif untuk menekan Suriah. Rezim pemerintahan Suriah harus mengikuti semua rencana yang telah mereka sepakati dengan utusan PBB dan Liga Arab, Kofi Annan. Transisi demokrasi harus segera dimulai di negeri itu," tegas Hillary.
Berdasarkan data yang diperoleh PBB, sebanyak 9.000 orang warga Suriah dilaporkan tewas akibat aksi pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok oposisi terhadap rezim pemerintahan Suriah.
Hillary juga mengatakan, pemberian sanksi dapat memberikan dampak secara ekonomi dan organisasi pada rezim pemerintahan Suriah. Pejabat Suriah harus bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia yang mereka lakukan.
“Oleh karena itu, dana asing mereka harus dibekukan dan mereka harus mendapatkan larangan terbang,” terangnya. (san)
()