Ledakan bom di Afghanistan, tewaskan 4 tentara NATO
Minggu, 27 Mei 2012 - 16:53 WIB
Ledakan bom di Afghanistan, tewaskan 4 tentara NATO
A
A
A
Sindonews.com - Empat orang tentara North Atlantic Treaty Organization (NATO) yang bergabung dengan tentara NATO di Afghanistan, tewas akibat ledakan bom pada Sabtu 26 Mei 2012 kemarin.
"Empat tentara International Security Assistance Force (ISAF) tewas dalam beberapa serangan bom terpisah di Afghanistan bagian selatan," demikian disampaikan oleh kepala ISAF. Terkait asal negara dari korban ledakan tersebut sampai berita ini diturunkan pihak ISAF tidak memberi penjelasan apakah ke empat korban semuanya berasal dari Amerika Serikat (AS).
Seperti diketahui wilayah Afghanistan Selatan merupakan wilayah yang dijaga oleh pasukan perdamaian yang berasal dari AS, Inggris dan Australia. Wilayah Afghanistan bagian selatan merupakan wilayah yang paling berbahaya bagi pasukan asing, terutama saat musim semi tiba.
Bom yang ditanam dipinggir jalan merupakan salah satu senjata paling mematikan yang digunakan oleh militan taliban Afghanistan, tidak hanya bagi tentara NATO tetapi juga bagi para tentara Afghanistan.
Sebagai informasi situasi keamanan di Afghanistan menjadi buruk setelah pasukan AS melakukan pembakaran Al-quran. Sejak saat itu, pasukan NATO dan tentara Afghanistan sering berperang dengan kelompok militan Afghanistan.
Tidak sedikit tentara AS yang bergabung dengan pasukan NATO tewas di Afghanistan. Pada 2011 tercatat 566 orang tewas. Berdasarkan survei rakyat AS dan negara lain yang juga menjadi tentara anggota NATO, mereka menentang misi pasukan NATO berlanjut setelah 2014 mendatang.
"Empat tentara International Security Assistance Force (ISAF) tewas dalam beberapa serangan bom terpisah di Afghanistan bagian selatan," demikian disampaikan oleh kepala ISAF. Terkait asal negara dari korban ledakan tersebut sampai berita ini diturunkan pihak ISAF tidak memberi penjelasan apakah ke empat korban semuanya berasal dari Amerika Serikat (AS).
Seperti diketahui wilayah Afghanistan Selatan merupakan wilayah yang dijaga oleh pasukan perdamaian yang berasal dari AS, Inggris dan Australia. Wilayah Afghanistan bagian selatan merupakan wilayah yang paling berbahaya bagi pasukan asing, terutama saat musim semi tiba.
Bom yang ditanam dipinggir jalan merupakan salah satu senjata paling mematikan yang digunakan oleh militan taliban Afghanistan, tidak hanya bagi tentara NATO tetapi juga bagi para tentara Afghanistan.
Sebagai informasi situasi keamanan di Afghanistan menjadi buruk setelah pasukan AS melakukan pembakaran Al-quran. Sejak saat itu, pasukan NATO dan tentara Afghanistan sering berperang dengan kelompok militan Afghanistan.
Tidak sedikit tentara AS yang bergabung dengan pasukan NATO tewas di Afghanistan. Pada 2011 tercatat 566 orang tewas. Berdasarkan survei rakyat AS dan negara lain yang juga menjadi tentara anggota NATO, mereka menentang misi pasukan NATO berlanjut setelah 2014 mendatang.
()