Australia minta pemimpin Papua Nugini tenang

Jum'at, 25 Mei 2012 - 16:02 WIB
Australia minta pemimpin...
Australia minta pemimpin Papua Nugini tenang
A A A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr mengimbau para petinggi Papua Nugini (PNG) tenang di tengah meningkatnya ketegangan di antara para pemimpin. Carr juga mendesak kedua belah pihak saling menahan diri dalam masa-masa pemerintahan yang sulit. Papua Nugini akan mengelar pemilihan umum Juni mendatang.

’’PNG harus membuat keputusan penting agar bisa menyelenggarakan pemilihan umum sesuai dengan konstitus,” ungkap Carr seperti diberitakan dalam BBC.co.uk , Jumat (25/5/2012). ’’Perselisihan antara kedua belah pihak tidak boleh menjadi suatu hal yang akan mengalihkan proses pemilu mendatang dengan cara tertib dan damai," Carr.

Australia juga mengimbau para pemimpin Papua Nugini unuk menghormati supremasi hukum yang ada. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persemakmuran Kamalesh Sharma mendesak semua pihak menahan diri. Ia berharap resolusi yang damai dan bersifat membangun dapat segera tercipta tanpa menggunakan kekerasan dan melawan hukum.

Hari ini, kepolisian Papua Nugini memblokade jalan masuk ke parlemen sehari setelah Hakim Agung didakwa atas tuduhan penghasutan. Tidak jelas siapa yang memerintahkan mereka melakukan aksi tersebut.

Keributan kembali terjadi setelah Hakim Agung Papua Nugini awal minggu ini mengatakan, bahwa Sir Michael Somare adalah Perdana Menteri Papua Nugini yang sah. Mahkamah Agung mengembalikan kekuasaan Somare sebagai PM Papua Nugini. Namun, setelah mengeluarkan pernyataan para Hakim Agung ditangkap, dan menghadapi beberapa tuduhan.

Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neil saat ini mengklaim bahwa ia adalah orang yang berhak menjalankan pemerintahan. Ia berdalih bahwa, parlemen telah memilihnya sebagai Perdana Menteri menggantikan Somare yang melakukan perjalanan luar negeri dalam rangka menjalankan perawatan medis tahun lalu. O'Neil mengatakan pengadilan mengeluarkan pernyataan yang bias tentang Somare. Ia ingin parlemen PNG meninjau kembali putusan Mahkamah Agung Papua Nugini.
()
Berita Terkini
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
17 menit yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
1 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
2 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
3 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
4 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
5 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved