Srilangka sita 1,5 ton gading gajah asal Kenya

Rabu, 23 Mei 2012 - 19:04 WIB
Srilangka sita 1,5 ton...
Srilangka sita 1,5 ton gading gajah asal Kenya
A A A
Sindonews.com - Petugas bea cukai Srilangka berhasil menyita 1,5 ton gading gajah yang menjadi barang langka di pasar Sri Langka.

Pejabat Bea Cukai, Udaya Liyanage, mengatakan gading gajah tersebut disita dari dalam kontainer oleh pasukan Kolombo saat sedang melintasi Ibu Kota, Kolombo. Gading dari Kenya itu akan dikirim ke Dubai. Saat disita kapal membawa kontainer berisi gading sedang berlabuh sementara di pelabuhan Kolombo, Srilangka 14 Mei lalu.

"Penemuan gading gajah merupakan hasil analisis intelejen Srilangka. Petugas bea cukai meminta kontainer yang memuat gading gajah dibuka Selasa, 22 Mei kemarin. Petugas menemukan 359 gading gajah seberat 1,5 ton," ungkap Liyanage, seperti diberitakan dalam Thebellinghamherald, Rabu (23/5/2012)

Kepada petugas bea cukai agen perjalanan mengatakan, bahwa kontainer tersebut mengangkut plastik bekas. Sampai berita penyitaan ini diturunkan belum ada pihak yang ditangkap karena petugas masih melakukan penyelidikan.

Gading gajah merupakan barang langka yang sering digunakan sebagai perhiasan dan dekorasi tambahan di rumah.
()
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
48 menit yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
1 jam yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
1 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
2 jam yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
3 jam yang lalu
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved