Serangan pasukan gabungan tewaskan 16 militan Somalia

Rabu, 23 Mei 2012 - 18:48 WIB
Serangan pasukan gabungan...
Serangan pasukan gabungan tewaskan 16 militan Somalia
A A A
Sindonews.com - 16 orang dilaporkan tewas saat militer Somalia yang didukung oleh pasukan Uni Afrika menyerang pejuang Al-Shabab di bagian utara Ibu kota Mogadishu, Somalia, Selasa 22 Mei 2012 sore.

Saksi mata mengatakan bentrokan pecah sepanjang hari di berbagai desa yang bagian utara Mogadishu.

"Aksi saling serang dimulai sejak pagi hingga sore hari, para tentara menyerang dengan menggunakan artileri berat dan sejumlah senapan mesin otomatis. Setelah aksi baku tembak berakhir, kami menemukan 16 mayat, sebgian besar dari mereka adalah pejuang Al-shabab, mayat mereka tersebar di belakang semak-semak" ungkap Jamal Noor, seperti diberitakan dalam presstv, Rabu, (23/5/2012).

Penduduk setempat mengatakan aksi penembakan terhenti setelah kelompok Al-Shabab kewalahan dan melarikan diri keluar dari desa.

"Pasukan tentara Uni Afrika (AMISOM) dan tentara Somalia berada dibawah kendali Mahamed Shekh Osman dan Ali Mahdi mengendalikan jalan yang menghubungkan kota Afgoye dan Balcad. Ke Afgoye kelompok Al-shabab diduga melarikan diri," ungkap tentara Somalia.

Sheikh Fuad Mohamed Khalaf (Shongole), pemimpin senior Al-Shabab mengajak semua warga Somalia bergabung bersama mereka perang melawan penyerbuan yang dilakukan pihak asing.

"Saya memanggil semua warga Somalia bergabung dengan pasukan Al-shabab perang melawan orang kafir dan para pendukungnya. Mereka semua berencana mengambil alih tanah kami secara paksa," ungkap Shongole.

Sementara itu, Kolonel, Abdullahi Ali Anod mengatakan semua pejuang Al-Shabab bertahan di pnggiran desa. "Al-shabab meninggalkan desa karena pemerintah melakukan serangan besar-besaran. Pemerintah berencana memperluas wilayah penyerangan ke wilayah lain yang berhasil dikuasai oleh kelompok Al-Shabab, terutama Afgoye, Elasha-Biyaha and Balcad,” ungkap Anod.

Saat ini situasi Mogadishu masih mencekam, warga telah mengosongkan kota, khawatir pemerintah akan kembali memulai kembali penyerangan.
()
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
21 menit yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
1 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
1 jam yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
2 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
3 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
3 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved