Hibullah tuduh barat hendak gulingkan presiden Suriah
Sabtu, 12 Mei 2012 - 13:35 WIB
Hibullah tuduh barat hendak gulingkan presiden Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah menuduh barat berusaha menggulingkan pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad. Ia juga menuduh barat memberikan dukungan kepada kelompok oposisi Suriah.
"Amerika, barat, Israel, dan beberapa negara di kawasan hendak menghancurkan Suriah. Mereka hendak menyingkirkan pendukung utama Lebanon dan Palestina," ungkap Nasrallah seperti diberitakan dalam Presstv, Sabtu, (12/5/2012)
"Mereka hendak melakukan aksi pembalasan terhadap pemerintah Suriah, dan juga terhadap rakyat, pemimpin dan tentara Suriah yang mendukung perlawanan Lebanon dan Palestina," imbuh Nasrallah
Semua orang yang berada di balik aksi penyerangan teroris dan aksi kekerasan di Irak juga berusaha menghancurkan Suriah. Dalam kesempatan tersebut, Nasrallah juga mengkritik salah satu negara arab yang mengekspor teroris ke Suriah untuk melakukan serangan pemboman di Suriah.
Nasrallah mengeluhkan sikap masyarakat internasional. Selama ini masyarakat internasional tidak berbuat apa-apa terhadap tahanan Paletina di penjara Isreal. Ia juga mendesak Negara Arab dan organisasi muslim segara mengambil langkah serius mendukung aksi mogok makan yang dilakukan oleh para tahanan di penjara Suriah.
Berdasarkan laporan Addameer, organisasi non pemerintah yang memberikan dukungan terhadap tahanan Palestina di Isreal. Sejak tanggal 17 April, 1600 sampai 2000 orang tahanan mulai melakukan aksi mogok makan. Aksi ini meraka lakukan sebagai bentuk penentangan atas peraturan administratif penjara Israel, penyiksaan tahanan, pengunaan sel isolasi dan penganiayaan terhadap tahanan yang sakit.
"Amerika, barat, Israel, dan beberapa negara di kawasan hendak menghancurkan Suriah. Mereka hendak menyingkirkan pendukung utama Lebanon dan Palestina," ungkap Nasrallah seperti diberitakan dalam Presstv, Sabtu, (12/5/2012)
"Mereka hendak melakukan aksi pembalasan terhadap pemerintah Suriah, dan juga terhadap rakyat, pemimpin dan tentara Suriah yang mendukung perlawanan Lebanon dan Palestina," imbuh Nasrallah
Semua orang yang berada di balik aksi penyerangan teroris dan aksi kekerasan di Irak juga berusaha menghancurkan Suriah. Dalam kesempatan tersebut, Nasrallah juga mengkritik salah satu negara arab yang mengekspor teroris ke Suriah untuk melakukan serangan pemboman di Suriah.
Nasrallah mengeluhkan sikap masyarakat internasional. Selama ini masyarakat internasional tidak berbuat apa-apa terhadap tahanan Paletina di penjara Isreal. Ia juga mendesak Negara Arab dan organisasi muslim segara mengambil langkah serius mendukung aksi mogok makan yang dilakukan oleh para tahanan di penjara Suriah.
Berdasarkan laporan Addameer, organisasi non pemerintah yang memberikan dukungan terhadap tahanan Palestina di Isreal. Sejak tanggal 17 April, 1600 sampai 2000 orang tahanan mulai melakukan aksi mogok makan. Aksi ini meraka lakukan sebagai bentuk penentangan atas peraturan administratif penjara Israel, penyiksaan tahanan, pengunaan sel isolasi dan penganiayaan terhadap tahanan yang sakit.
()