Lagi, 18 mayat dimutilasi geng kartel Meksiko

Kamis, 10 Mei 2012 - 15:35 WIB
Lagi, 18 mayat dimutilasi...
Lagi, 18 mayat dimutilasi geng kartel Meksiko
A A A
Sindonews.com - Kepolisian Meksiko menemukan 18 mayat dalam keadaan terpotong-potong dalam dua buah mobil van yang biasa digunakan mengangkut wisatawan di kota Guadalajara, Meksiko barat

"Awalnya kami menemukan 15 kepala manusia dalam keadaan terpenggal. Saat melakukan penyisiran lebih lanjut kami menemukan tiga mayat bersama tubuh korban yang telah terpotong-potong,"ujar Jaksa penuntut Negara bagian Jalisco, Tomas Coronado seperti diberitakan dalam The bellinghamherald, Kamis (9/5/2012)

Informasi keberadaaan mayat itu muncul setelah pihak kepolisian menerima sebuah panggilan dari sebuah lokasi wisata biasa digunakan para pensiunan untuk berlibur. Dalam panggilan tersebut mereka melaporkan ada dua minivan yang berisi potongan mayat terparkir dekat sebuah tempat pembuangan sampah yang terletak dekat Danau Chapala.

Jalisco telah menjadi sebuah lokasi baru bagi pertempuran berdarah antar dua geng besar di Meksiko, kartel Sinaloa dan kartel Zetas. Anggota geng seringkali memotong-motong bagian tubuh korban kemuddian memasukan jasad mereka ke kantung plastik hitam atau ke sebuah kendaraan. Anggota geng biasanya meninggalkankan pesan yang diletakan digengaman salah satu jasad korban.

Pihak kepolisian Meksiko kali ini menembuka pesan di dalam Van. "Pesan yang disampaikan jelas-jelas menunjukan permusuhan,’’ungkap Coronado

Coronado menambahkan, mutilasi ini mungkin terkait dengan penculikan 12 orang yang melarikan diri di daerah ini pada hari Selasa lalu. Kepolisian juga menahan seorang wanita yang menyaksikan para tahanan.

Sebelumnya, pada Jumat pekan sebelumnya, 23 mayat ditemukan tewas tergantung di sebuah jembatan di perbatasan Nuevo Laredo, negara bagian Tamaulipas. Kkepala mereka ditemukan dalam keadaan terpisah. Sebuah pesan ancaman ditinggalkan kepada mantan anggota kartel Zetas yang membelot dan bergabung dengan kartel Sinaloa.
()
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
14 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
54 menit yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved