AL India luncurkan kapal selam nuklir

Rabu, 04 April 2012 - 14:28 WIB
AL India luncurkan kapal...
AL India luncurkan kapal selam nuklir
A A A
Sindonews.com - Pemerintah India menyelenggarakan upacara resmi peluncuran kapal selam nuklir. Acara yang dihadiri oleh Menteri Pertahanan India, A.K. Antony itu dilakukan di Vishakhapat, pantai timur India.

Peluncuran kapal selam nuklir terbaru Angkatan Laut (AL) India itu sejajar dengan kemampuan kelompok negara elite dunia seperti China, Rusia, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.

Kapal selam ini bukan milik India. Pemerintah India telah menyewa kapal selam nuklir itu selama 10 tahun dari Rusia. Dengan mengeluarkan dana sebesar USD 1 miliar atau senilai Rp 9.1 trilun (USD 1= 9.100).

Memiliki kapal selam seberat 8.140 ton adalah sebuah kebanggaan sendiri bagi AL India. Selama berada di tangan India, AL India tidak akan menyebut kapal ini dengan sebutan yang dipakai oleh Rusia yakni K-152 Nerpa, tapi INS Chakra II. India dan Rusia telah lama bersekutu di bidang pertahanan. India juga sejak lama menjadi menjadi pemasok bagi 70 persen perangkat keras buatan Rusia.

Sesuai dengan perjanjian non proliferation, kapal selam nuklir tersebut tidak akan dilengkapi dengan falilitas penyerangan nuklir. Kapal selam tersebut didatangkan tiga tahun lebih lambat dari jadwal yang sudah direncanakan, tahun 2009. Kapal selam tersebut juga harus melakukan beberapa pengujian.

Setelah berlayar selama 40 hari, kapal selam itu akhirnya tiba di India. Kapal tersebut tiba di India, Januari lalu. Penyewaan kapal selam bukan sesuatu hal yang baru bagi India. Pada 1991, India telah menghentikan menyewa sebuah kapal selam dari Uni Soviet. Kapal selam tersebut digunakan untuk latihan bagi AL India.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana kapal selam nuklir Arihant buatan India akan selesai dibuat akhir tahun ini.
()
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
2 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
5 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
6 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
7 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
8 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
9 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved