AS akan tarik pasukan dari Afganistan

Kamis, 02 Februari 2012 - 13:44 WIB
AS akan tarik pasukan...
AS akan tarik pasukan dari Afganistan
A A A
Sindonews.com – Tahun depan rencananya, pemerintah Amerika Serikat (AS) akan mengakhiri operasi tempur di Afghanistan.
Hal tersebut terungkap dalam sebuah wawancara hangat bersama para reporter yang mendampingi Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta sebelum menghadiri pertemuan puncak North Atlantic Treaty Organization (NATO) atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara di Brussels.

Namun, tenggat waktu pasukan AS dan NATO untuk mengakhiri perang Afganistan masih sampai tahun 2014. Bedasarkan keputusan tersebut maka Panetta menyarankan agar pemerintah mencari cara untuk mempercepat proses tersebut.

"Semoga, pada pertengahan tahun 2013, kami dapat membuat kemajuan pada peran operasi tempur yang berperan untuk melatihan dan membantu," ungkap Panetta seperti dikutip dalam Fox news Rabu (1/2/2012).

Hal ini merupakan sebuah keputusan yang pertama kali dibuat oleh pemerintahan Obama, mengakhiri operasi tempur pasukan AS di Afganistan. Secara resmi keputusan ini memang belum dikemukakan kepada publik.

"Ini memang tidak akan membuat pasukan tempur seperti pasukan tempur pada umumnya, namun jelas peran pasukan di sini membantu memberikan banyak dukungan dan bantuan kepada tentara Afghanistan." tambah Panetta.

Berdasakan ungkapan seorang pejabat senior AS, Obama baru akan menyampaikan pengumuman itu secara resmi pada Mei mendatang, saat pertemuan tingkat menteri NATO di Chicago.

Seorang pejabat senior AS mencoba mengklarifikasi pernyataan Panetta, mengatakan mereka akan konsisten dengan proses Lisbon, yang menyerukan pasukan AS dan NATO meninggalkan Afghanistan pada akhir 2014, cara ini serupa dengan cara penarikan mundur pasukan tempur AS di Irak.

Dalam perubahan startegi pertahanan AS yang baru Obama memang mengatakan bahwa AS akan melakukan pergeseran fokus pertahanan. Namun bukan berarti akan mengakhiri.

"Pergeseran dalam misi tidak berarti berakhirnya misi pertempuran. Namun akan lebih ditekankan untuk peran pelatihan," ungkap pejabat tersebut, Kamis (2/2/2012).(azh)

()
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
2 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
5 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
6 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
7 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
8 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved