Lakukan pelanggaran HAM, Presiden Yaman dapat amnesti

Sabtu, 21 Januari 2012 - 19:07 WIB
Lakukan pelanggaran...
Lakukan pelanggaran HAM, Presiden Yaman dapat amnesti
A A A
Sindonews.com - Parlemem Yaman menyetujui pernyataan hukum yang menjamin pemberian kekebalan hukum atas segala tuntutan yang dibebankan kepada mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh.

Keputusan ini dihasilkan melalui pemungutan suara di kongres, mayoritas suara memutuskan untuk memberikan kekebalan penuh bagi Saleh dan para pembantunya.

Parlemen juga mendukung pencalonan Wakil Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi dalam pemilihan presiden bulan depan untuk menggantikan Saleh.

Sebelum mengambil keputusan memberikan kekebalan hukum untuk Saleh dan rekan-rekannya, parlemen mengetahui bahwa versi amandemen pemberian kekebalan hukum hanya diberikan atas kejahatan yang berlandaskan motif politik bukan tindakan teroris.

Pemberian kekebalan hukum menjadi keputusan akhir bagi parlemen Yaman, tidak ada yang bisa membatalkan ataupun menolak keberatan atas keputusan ini.

Instabilitas di Yaman sangat membuat Arab Saudi khawatir akan berdampak pada jumlah ekspor minyaknya, Arab Saudi merupakan negara penghasil minyak terbesar di Dunia.

Selama sepuluh bulan aksi protes berdarah berlangusung ratusan korban jiwa telah berjatuhan. Kebuntuan perundingan politik antara pemerintah dengan kelompok sepratis dan kelompok militan.

Amerika Serikat dan Arab Saudi mendukung kemunduran diri Presiden Saleh. Arab Saudi sebagai negara penghasil minyak sangat khawatir jika kerusuhan terus berlanjut akan mengancam stabilitas keamanan di kawasan tersebut.

Saleh memerintah Yaman selama 33 tahun, sejak 1978. Sebelum membuat mundur dari jabatanya, dia membuat kesepakatan dengan parlemen Arab dan anggota Dewan Keamanan PBB. Kesepakatan itu berbunyi, jika mundur dia minta amnesti. (san)
()
Berita Terkini
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
49 menit yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
1 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
3 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
4 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
4 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
5 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved