Kritik AS terhadap militer China berlebihan

Rabu, 18 Januari 2012 - 13:16 WIB
Kritik AS terhadap militer...
Kritik AS terhadap militer China berlebihan
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pertahanan China menyatakan Amerika Serikat (AS) harus memperlakukan China dan militernya dengan objektif dan rasional. Hal ini menyusul kritikan AS terhadap militer dan pertahanan China.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional China Geng Yansheng mengatakan bahwa kritik AS terhadap pertahanan China sangat tidak beralasan. Dalam strategi pertahanan AS yang baru akan memfokuskan perhatiannya kepada China.

“Secara universal, kita mengetahui bahwa tujuan strategis pertahanan nasional dan pembangunan angkatan militer China dilakukan secara konsisten dan terbuka.

Pengembangan militer China dilakukan secara damai. Hal ini bukan bertujuan untuk menjadikan China sebagai sebuah tantangan bagi masyarakat internasional termasuk AS,” ungkap Yansheng seperti dikutip dalam Xinhua, Rabu (18/1/2012).

Yansheng juga mengatakan bahwa perdamaian dan stabilitas kawasan Asia Pasifik adalah sebuah tren militer yang tidak dapat dibendung. Kesejahteraan wilayah ini merupakan aspirasi dari masyarakat umum.

Pihaknya juga berharap agar pemerintah AS mengikuti perkembangan kondisi kawasan dan memperlakukan China dan militernya secara objektif dan rasional. Selain itu, ia juga berharap AS untuk lebih berhati-hati dalam berbicara dan bertindak.

AS hendaknya melakukan berbagai upaya yang mendukung pengembangan hubungan militer China- AS untuk menjaga stabilitas perdamaian regional.

Sebelumnya, pada 5 januari 2012 China telah mengeluarkan strategi pertahanan dalam jangka panjang yang baru. Munculnya China sebagai kekuatan regional secara potensial akan mempengaruhi AS dari berbagai sisi tidak hanya dari sisi perekonomian.

China akan terus mengembangkan sarana militer. Namun, Yansheng membantah bahwa pengembangan ini ditujukan untuk melawan kemampuan pasukan AS. Penguatan angkatan bersenjata AS di wilayah Asia Pasifik harus terus dilakukan dalam rangka membangun hubungan diplomatik, ekonomi dan militer dengan sekutu dan mitranya di Asia.

Yansheng juga mengatakan bahwa China juga memperhatikan pedoman pertahanan strategis AS yang baru dan akan terus berhati-hati terhadap pengaruh pergeseran strategi militer AS terhadap keamanan Asia-Pasifik dan dunia secara keseluruhan.(azh)
()
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
51 menit yang lalu
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
2 jam yang lalu
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
3 jam yang lalu
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
3 jam yang lalu
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved