Diduga Terinfeksi Virus Corona, Belasan Polisi New York Meninggal

Selasa, 07 April 2020 - 15:42 WIB
Diduga Terinfeksi Virus...
Diduga Terinfeksi Virus Corona, Belasan Polisi New York Meninggal
A A A
NEW YORK - Departemen Kepolisian kota New York, NYPD, menyatakan 12 anggotanya telah meninggal karena diduga terinfeksi virus Corona. Terbaru, seorang anggota NYPD meninggal pada hari Minggu lalu akibat komplikasi terkait virus Corona. Begitu laporan harian virus Corona dari NYPD.

Selain telah kehilangan belasan anggota, hampir 20% anggota polisi NYD dinyatakan sakit.

Menurut laporan itu, pada hari Senin, sebanyak 6.974 anggota NYPD sakit, terhitung 19,3% dari total tenaga kerja di departemen tersebut. Angka itu melonjak dari 12% pada 28 Maret.

"Saat ini, 1.935 anggota berseragam dan 293 anggota sipil dinyatakan positif terkena virus corona," kata NYPD seperti dikutip dari CNN, Selasa (7/4/2020).

Komisaris NYPD Dermot Shea sebelumnya mengatakan bahwa sementara mereka tidak akan menerapkan shift 12 jam, mereka akan melakukannya jika perlu.

Sebuah sumber mengatakan kepada CNN beberapa petugas yang telah sembuh kembali bekerja pada hari Jumat. Kondisi ini menunda perlunya penerapan kerja shift 12 jam di NYPD.

"Sekarang kita mendapatkan gelombang pertama kembali bekerja," kata pejabat itu. "Minggu depan, kita bisa mendapatkan ratusan kembali bekerja," imbuhnya.

NYPD mengatakan pihaknya akan menindak pertemuan sosial dan keagamaan.

Selama akhir pekan, polisi menggunakan sirene dan memutar pesan jarak sosial (social distancing) melalui sistem PA mereka di Borough Park untuk memecah pertemuan besar upacara pemakaman di komunitas Yahudi Hasid yang tidak mengikuti pedoman jarak sosial, menurut afiliasi CNN, WPIX.

Dalam periode 24 jam, petugas mengunjungi 2.419 supermarket, 6.959 bar dan restoran, 1.238 tempat umum dan 3.288 fasilitas perawatan pribadi.

Tidak ada yang ditangkap atau dikeluarkan panggilan pemeriksaan sehubungan dengan kunjungan tersebut, kata NYPD.

New York menjadi episentrum pandemi virus Corona, dengan lebih dari 68 ribu kasus dan 2.700 kematian. Pihak rumah sakit kota telah berjuang untuk mempertahankan ruang, personel dan peralatan untuk merawat pasien yang semakin banyak.
(ian)
Berita Terkait
Lebih Menular, Strain...
Lebih Menular, Strain Baru Virus Corona Berevolusi di Amerika Serikat
Hampir 5.500 Tentara...
Hampir 5.500 Tentara AS Terinfeksi Virus Covid-19
Ratusan Warga New York...
Ratusan Warga New York Sudah Miliki Antibodi Virus Corona
Intelijen AS: Virus...
Intelijen AS: Virus COVID-19 Bukan Buatan Manusia
Kasus Virus Corona AS...
Kasus Virus Corona AS Naik 47.000, Lonjakan Terbesar dalam Sehari
AS Rilis Bukti Virus...
AS Rilis Bukti Virus Corona Buatan Laboratorium China
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
3 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
4 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
5 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
6 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
7 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
8 jam yang lalu
Infografis
Setekah Perang Sengit,...
Setekah Perang Sengit, Rusia Akhirnya Rebut New York dari Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved