Enam Dekade Dilarang, Inggris Berencana Izinkan Kembali Skywriting

Minggu, 05 April 2020 - 01:00 WIB
Enam Dekade Dilarang,...
Enam Dekade Dilarang, Inggris Berencana Izinkan Kembali Skywriting
A A A
LONDON - Inggris dilaporkan akan mengizinkan kembali praktik skywriting, setelah sebelumnya melarang kegiatan itu selama 60 tahun. Skywriting adalah sebuah kegiatan, di mana pesawat menuliskan sebuah pesan menggunakan asap. Seperti dilansir Sky News, aksi ini melibatkan pesawat yang mengeluarkan asap saat berada di udara antara 2.000 meter dan sekitar 5.000 meter, dengan pesan terlihat sekitar empat menit.

Skywriting dan skytypin, di mana banyak pesawat digunakan dalam formasi, dilarang pada tahun 1960 karena masalah keamanan. Namun, Departemen Transportasi Inggris telah membuka konsultasi publik tentang pencabutan larangan tersebut.

Departemen Transportasi Inggris dalam sebuah pernyataan juga mengatakan ingin mengubah peraturan dari tahun 1995 untuk memungkinkan kegiatan iklan skytyping dan skywriting dilakukan secara sah.

Praktik skywriting dan skytyping dapat digunakan untuk acara massal luar ruangan, seperti festival musik dan perlengkapan olahraga. Kegiatan ini diprediksi akan membawa sekitar 4 juta poundsterling pendapatan pajak dalam lima tahun.

"Skywriting diharapkan menghasilkan aktivitas dalam bentuk peningkatan pada pajangan udara yang ada dan orang-orang pribadi dapat menggunakannya untuk pesan pribadi, seperti proposal pernikahan atau perayaan ulang tahun," kata Departemen Transportasi Inggris.

"Penting untuk ditekankan bahwa potensi tambahan emisi yang dihasilkan dari kegiatan skytyping dan skywriting diharapkan minimal dan memiliki dampak yang dapat diabaikan secara keseluruhan pada emisi timbal di Inggris," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
21 menit yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
1 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
1 jam yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
2 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved