Pandemi Virus Corona Diprediksi Tidak Berakhir Tahun Ini

Selasa, 17 Maret 2020 - 04:01 WIB
Pandemi Virus Corona...
Pandemi Virus Corona Diprediksi Tidak Berakhir Tahun Ini
A A A
HONG KONG - Seorang ahli mikrobiologi terkemuka Hong Kong memprediksi bahwa pandemic virus Corona baru, Covid-19 tidak akan berakhir tahun ini. Alasannya, karena penyebarannya sudah sangat luas.

Yuen Kwok-yung dari University of Hong Kong mengatakan dalam pandangannya, pandemi tidak akan berakhir sampai antivirus atau vaksin yang murah dan efektif tersedia atau mayoritas penduduk telah tertular virus dan mendapatkan kekebalan alami.

Dia lalu mengatakan, situasi di daratan China dan Hong Kong mungkin membaik di musim panas. Tapi, dia menyebut mungkin akan ada sebuah situasi yang terbalik, di mana virus itu justru akan dibawa oleh orang-orang di bagian bumi selatan, yang memiliki musim dingin lebih pajang ke daratan China.

"Saya pikir epidemi itu mungkin tidak akan berakhir. Akan ada apa yang saya sebut kasing terbalik. Awalnya negara-negara lain takut pada kami, sekarang kami takut pada mereka (karena membawa virus)," ucapnya, seperti dilansir South China Morning Post.

Sejak akhir Februari, infeksi Covid-19 melonjak di Korea Selatan (Korsel), Italia, dan Iran, yang menjadikan tiga negara tersebut sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak di luar China.

Yuen kemudian mendesak masyarakat, khususnya masyarakat Hong Kong untuk menghindari bepergian, setidaknya sampai akhir tahun. Dia menunjuk dua infeksi di Hong Kong yang terkait dengan grup tur yang baru-baru ini melakukan perjalanan ke India.

Seorang wanita lain berusia 80-an dari kelompok yang sama juga didiagnosis menderita Covid-19, setelah kembali ke Vancouver, Kanada. "Ketika epidemi serius, hindari bepergian ke tempat lain, kecuali jika perlu," kata Yuen.

Dia mengatakan bahwa sementara penyebaran virus secara global telah mengalihkan fokus dari pengetatan langkah-langkah perbatasan antara Hong Kong dan China daratan. Yuen menyebut, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah situasi di daratan akan terkendali pada bulan April, atau saat mulai memasuki musim yang lebih hangat, seperti yang disarankan oleh beberapa ahli di sana.

Yuen juga mengatakan virus itu, seperti kebanyakan jenis lain, telah bermutasi, tetapi meyakinkan bahwa untuk saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa virus itu menjadi lebih mematikan atau mudah ditularkan. Kunci untuk memerangi epidemi, Yuen menegaskan, dimulai dengan kebersihan pribadi.

“Jika setiap orang mencuci tangannya, memakai masker setiap saat dan menjaga jarak sosial, risiko infeksi akan berkurang. Ini masalah kepatuhan. Kita tidak bisa menjaga diri dari virus selamanya, tetapi semakin lama kita menunda penyebarannya, semakin tinggi peluang mendapatkan vaksin tepat waktu," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Es Krim Buatan China...
Es Krim Buatan China Mengandung Virus Corona
Lagi, AS Tuding China...
Lagi, AS Tuding China Ciptakan Virus Corona
Misteri Virus Corona,...
Misteri Virus Corona, Diriset China Didanai AS
Menyoal Keterbukaan...
Menyoal Keterbukaan China
Gara-Gara Pandemi Virus...
Gara-Gara Pandemi Virus Corona, Mereka Saling Berselisih
Berita Terkini
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
16 menit yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
41 menit yang lalu
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
1 jam yang lalu
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
1 jam yang lalu
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
2 jam yang lalu
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Catat, Ini Daftar Hari...
Catat, Ini Daftar Hari Libur Nasional pada Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved