Harry-Meghan Jalani Tugas Akhir sebagai Anggota Keluarga Kerajaan

Rabu, 11 Maret 2020 - 09:14 WIB
Harry-Meghan Jalani...
Harry-Meghan Jalani Tugas Akhir sebagai Anggota Keluarga Kerajaan
A A A
LONDON - Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, menjalani tugas akhir sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris, sebelum membangun karier baru di Kanada. Mereka tampil keren dan bersahaja sebagai sinyal bahwa mereka memang siap menjalani masa lepas dari dukungan finansial kerajaan.

Agenda terakhir yang dihadiri Harry dan Meghan berkumpul bersama dengan keluarga besarnya di Westminster Abbey. Misa Persemakmuran tahunan dihadiri pertama kali oleh Harry dan Meghan bersama dengan Ratu Elizabeth, Pangeran William dan istrinya Kate, serta Pangeran Charles dan istrinya Camilla. Itu menjadi pertemuan keluarga di depan publik pertama kali selepas Meghan dan Harry mengumumkan langkah melepaskan diri dari tugas kerajaan pada Januari lalu.

Harry dan Meghan tersenyum dan melambaikan tangan kepada William dan Kate ketika tiba di Westminster Abbey. Pasangan tersebut mengobrol dan tertawa bersama dengan paman mereka, Pangeran Edward, yang duduk di sebelah mereka.

“Saya membayangkan semua orang akan memiliki perilaku terbaik,” kata penulis biografi kerajaan, Penny Junor kepada Reuters. “Tapi, hanya Tuhan yang mengetahui apa yang mereka pikirkan secara pribadi,” tuturnya.

Berdasarkan kesepakatan Januari lalu dengan keluarga kerajaan yang akan berlaku pada akhir bulan ini, menjadi peluang bagi Harry dan Meghan untuk menjalani peran baru yang progresif di Amerika Utara. Nantinya, mereka juga akan membiayai hidup mereka secara mandiri.

Harry, 35, dan Meghan, 38, tidak akan lagi menggunakan gelar HRH His or Her Royal Highness atau Yang Mulia. Selain itu, mereka juga tidak boleh menggunakan kata “royal” sebagai branding mereka. Namun, dia tetap berstatus sebagai pangeran, tetapi melepas gelar militernya.

Gebrakan Meghan dan Harry menjadi krisis internal dalam keluarga Kerajaan Inggris yang melibatkan Ratu Elizabeth, 93, Pangeran Charles, dan Pangeran William. Mereka sepakat Harry dan Meghan harus menyerahkan semua tugas kerajaan.

Baik Meghan maupun Harry sudah menghabiskan waktunya di Kanada sejak Natal lalu. Namun, mereka kembali ke Inggris untuk menghadiri serangkaian agenda terakhir sebagai anggota keluarga kerajaan. Bayi mereka, Archie, ditinggal di Kanada.

Acara pada Senin lalu di Westminster Abbey menjadi tugas terakhir resmi setelah kurang dari dua tahun pernikahan mereka yang ditonton jutaan orang di seluruh dunia. “Harapan kita adalah melanjutkan upaya untuk melayani ratu, persemakmuran, asosiasi militer tanpa dana publik. Hal menyedihkan, hal itu tidak mungkin,” kata Harry yang menduduki garis takhta keenam Kerajaan Inggris.

Jajak pendapat menunjukkan, Harry merupakan salah satu anggota keluarga Kerajaan Inggris yang paling populer. Harry dan Meghan juga disebut sebagai pasangan keluarga kerajaan yang kerap mendapatkan sambutan hangat dibandingkan ayah dan kakaknya.

Junor menjelaskan, kepergian Harry akan menjadi kehilangan besar bagi keluarga dan kerajaan. “Saya pikir bahwa dia sesungguhnya ditakdirkan sebagai anggota keluarga kerajaan,” terangnya. Dia mengungkapkan, Harry sebenarnya bisa melakukan apa pun dengan posisi dan kekuasaan untuk menciptakan hal baik. “Saya pikir dia (Harry) akan merindukan kemampuan untuk membuat kehidupan orang lebih baik,” paparnya.

Namun demikian, Harry yang bertugas di militer selama 10 tahun tidak pernah menunjukkan ketidakpuasan dan ketidaksukaan dengan posisinya dan perhatian media. Dia selalu berbicara tentang kesehatan mental setelah kematian ibunya, Putri Diana. Dia pun marah dengan perlakuan tabloid Inggris dalam memberitakan istrinya, Meghan, warga negara Amerika Serikat dan mantan aktris.

Junor mengungkapkan, Harry mungkin akan mengalami kesulitan tinggal di AS dan Kanada karena jauh dari keluarga, teman, dan kehidupan lamanya. “Dia (Harry) menyerahkan segala yang diketahui, keluarga besar yang dekat, pekerjaannya, untuk pergi dan tinggal di Kanada, di mana dia tidak mengenal siapa pun dan tidak memiliki pekerjaan,” kata Harry.

Pekan lalu, Harry bertemu dengan Ratu Elizabeth di Istana Windsor untuk mendiskusikan masa depannya. Sumber kerajaan melaporkan bahwa Ratu Elizabeth mengatakan, Harry bisa kembali lagi bergabung dengan keluarga kerajaan. “Saya bisa membayangkan jika Harry akan kembali lagi,” terang Junor.

Harry dan Meghan akan memulai masa transisi pada 31 Maret mendatang. Mereka akan bekerja membangun organisasi nirlaba yang fokus pada isu persemakmuran, komunitas, pemberdayaan anak muda, dan kesehatan mental. "Pangeran Harry tetap mendukung kegiatan konservatif, olahraga untuk pengembangan sosial," kata juru bicara Harry dan Meghan dilansir CNN. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
24 menit yang lalu
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
1 jam yang lalu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
3 jam yang lalu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
4 jam yang lalu
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
4 jam yang lalu
Infografis
Pangeran Turki bin Saud,...
Pangeran Turki bin Saud, Anggota Kerajaan Saudi Tewas Dieksekusi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved