Fenomena Aneh, 'Salju Darah' Tutupi Wilayah Antartika

Rabu, 04 Maret 2020 - 03:50 WIB
Fenomena Aneh, Salju...
Fenomena Aneh, 'Salju Darah' Tutupi Wilayah Antartika
A A A
KIEV - Sebuah fenomena aneh terjadi di Antartika, di mana sebagian wilayah itu ditutupi salju berwarna merah mirip darah. Pemandangan menyeramkan ini terjadi ketika musim panas di wilayah itu baru saja mencapai puncaknya, di mana suhu mencapai 18,3 derajat Celsius.

Kementerian Pendidikan dan Sains Ukraina mem-posting foto-foto luar biasa itu di Facebook, yang menunjukkan garis-garis salju warna merah dan merah muda melintasi pantai Antartika.

Para ilmuwan di Vernadsky Research Base telah dikelilingi oleh apa yang mereka sebut "raspberry snow" selama beberapa minggu terakhir.

Kementerian tersebut, seperti dikutip Yahoo! News, menjelaskan warna merah darah pada salju di Antartika adalah proses alami yang disebabkan oleh ganggang yang disebut Chlamydomonas nivalis. Ganggang itu melakukan reproduksi selama bulan-bulan hangat yang membuatnya tampak merah.

“Ketika kondisi cuaca menjadi baik (dan sekarang di Antartika musim panas), spora mulai tumbuh,” bunyi posting Kementerian Pendidikan dan Sains Ukraina di Facebook, seperti dikutip dari Daily Mirror, Rabu (4/3/2020).

Posting Facebook itu memicu reaksi para pengguna media sosial yang menggambarkan warna salju aneh tersebut seperti "rumah jagal dan semuanya berlumuran darah".

"Ini agak menyeramkan, tapi saya yakin ada penjelasan alami untuk warna kemerahan," bunyi komentar salah satu pengguna Facebook.

Suhu di Antartika mencapai 18,3 derajat Celsius pada bulan Februari, yang merupakan rekor suhu tertinggi dalam gelombang panas sembilan hari.

Menariknya, ini bukan pertama kalinya "salju darah" muncul di daerah tersebut. Filsuf Yunani Kuno, Aristoteles, melihat salju yang dipenuhi garis-garis merah pada abad ketiga Sebelum Masehi (SM).

Para ahli menambahkan bahwa warna salju yang tidak biasa ini cenderung menjadi lebih umum karena perubahan iklim.
(mas)
Berita Terkait
Di Tengah Perang dengan...
Di Tengah Perang dengan Ukraina, Video Rusia Unjuk Kekuatan Militer Beredar
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Kedutaan Ukraina untuk...
Kedutaan Ukraina untuk Indonesia Rilis Video Kerusakan akibat Agresi Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Rusia Menembak Jatuh...
Rusia Menembak Jatuh 2 Jet Tempur MiG-29 Angkatan Udara Ukraina di Kherson
Berita Terkini
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
18 menit yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
1 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
1 jam yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
2 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
2 jam yang lalu
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
3 jam yang lalu
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved