Ukraina: Rusia Tidak Tertarik pada Proses Perdamaian

Kamis, 20 Februari 2020 - 16:38 WIB
Ukraina: Rusia Tidak...
Ukraina: Rusia Tidak Tertarik pada Proses Perdamaian
A A A
KIEV - Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Volodymyr Pakhil mengatakan, Rusia tidak pernah tertarik pada proses perdamaian di negaranya. Dia mengatakan, salah satu contohnya adalah serangan terhadap pasukan Ukraina di Luganks pada Selasa (18/9/2020).

Pakhil, dalam sebuah pernyataan yang diterima Sindonews pada Kamas (20/2/2020), mengatakan enam tahun lalu, seiring dengan pendudukan sementara Crimea dan agresi militer di Ukraina Timur, Rusia melakukan tindakan pelanggaran hukum dan ketertiban internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya pasca-perang Eropa.

Berada di garis depan Eropa yang demokratis dan bebas, jelasnya, Ukraina membayar mahal atas nyawa dan ekonomi demi mempertahankan wilayah, nilai-nilai dan prinsip-prinsipnya. Pakhil menyebut, saat ini, lebih dari 14 ribu orang tewas, termasuk warga sipil, dan lebih dari 1,5 juta orang mengungsi secara internal.

Dia menuturkan, Selasa lalu, menandai peringatan enam tahun agresi, apa yang disebutnya pasukan Rusia melancarkan serangan artileri besar-besaran dan serangan infanteri di wilayah Lugansk, menggunakan persenjataan yang dilarang berdasarkan Perjanjian Minsk.

"Melalui serangan ini, Rusia sekali lagi secara sinis membuktikan bahwa mereka tidak ingin terlibat secara konstruktif dan dengan itikad baik terhadap proses perdamaian. Sebaliknya, Kremlin justru terus mengejar strategi eskalasi," ucapnya.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy pasca serangan tersebut, jelas Pakhil, sekali lagi menegaskan komitmen Ukraina atas penyelesaian damai dengan langkah-langkah politik dan diplomatik, yang hanya mungkin dilakukan jika Rusia ikut terlibat.

"Tentunya, perseteruan dan kekerasan di lapangan mengancam proses perdamaian yang rapuh, serta membahayakan keselamatan dan keamanan penduduk sipil yang terus menderita," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Sergey Surovikin Peringatkan...
Sergey Surovikin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Berhenti Memberontak
Kendaraan Perang Rusia...
Kendaraan Perang Rusia Melintasi Perbatasan Ukraina dari Krimea
Detik-detik Bom Rusia...
Detik-detik Bom Rusia Hancurkan Gedung Pemerintahan
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
20 menit yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
46 menit yang lalu
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
2 jam yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
2 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
3 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
4 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved