Tambang Emas Ilegal di Zimbabwe Runtuh, Dua Tewas

Jum'at, 07 Februari 2020 - 02:20 WIB
Tambang Emas Ilegal...
Tambang Emas Ilegal di Zimbabwe Runtuh, Dua Tewas
A A A
HARARE - Dua penambang emas ilegal di Zimbabwe tewas sementara satu lainnya cedera setelah tambang emas tempat mereka bekerja runtuh. Hal itu diungkapkan oleh badan manajemen bencana setempat, ketika tim penyelamat mencari lebih banyak penambang yang menjadi korban di lokasi kejadian.

Fortune Mupungu, Ketua Unit Perlindungan Sipil (CPU) untuk distrik Kwekwe yang berjarak 200 km barat daya dari Ibu Kota Harare, mengatakan tim penyelamat telah menemukan dua mayat.

“Operasi penyelamatan telah berlangsung dan kami belum mengidentifikasi (korban) penambang lagi. Ini adalah penambang ilegal yang beroperasi pada malam hari, jadi kami tidak dapat memastikan berapa jumlahnya,” terang Mupungu seperti dilansir dari Reuters, Jumat (7/2/2020).

Koran Herald milik pemerintah melaporkan bahwa 20 penambang lainnya terperangkap di dalam tambang tetapi Mupungu tidak dapat mengkonfirmasi hal ini.

Kecelakaan itu terjadi setahun setelah setidaknya 22 penambang meninggal di dekat Kwekwe, memicu sorotan terhadap risiko yang dijalankan oleh penambang emas ilegal di Zimbabwe.

Dalam kecelakaan terakhir, para penambang secara ilegal menambang di Globe dan tambang emas Phoenix. Mereka memasuki terowongan pada Rabu malam tetapi tidak muncul kembali pada Kamis pagi, tulis Herald.

Kwekwe dan daerah-daerahnya kaya akan simpanan emas dan populer di kalangan penambang rakyat. Penduduk lokal menyebutnya sebagai "Makorokoza" atau penipu. Para penambang ilegal ini bekerja di terowongan yang tidak aman menggunakan cangkul dan sekop serta pompa air bertenaga generator.

Dalam sebulan terakhir polisi telah menangkap ratusan penambang ilegal yang terlibat dalam perang wilayah dengan kekerasan untuk mengklaim pertambangan.
(ian)
Berita Terkait
Pakai Uang Baru, Nilai...
Pakai Uang Baru, Nilai 1 Juta Dolar Zimbabwe Kini Berapa Rupiah?
Mata Uang Paling Tak...
Mata Uang Paling Tak Berharga, Nilai 100 Triliun Dolar Zimbabwe Berapa Dolar AS?
7 Penyebab Utama Hiperinflasi...
7 Penyebab Utama Hiperinflasi di Zimbabwe
Balita 3 Tahun Diselamatkan...
Balita 3 Tahun Diselamatkan Ibunya dari Cengkeraman Rahang Buaya
Ibu Ini Selamatkan Anaknya...
Ibu Ini Selamatkan Anaknya yang Umur 3 Tahun dari Rahang Buaya
Dolar Baru Zimbabwe...
Dolar Baru Zimbabwe Belum Diterima, ZiG Dihantam Banyak Tekanan
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
25 menit yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
55 menit yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
1 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
2 jam yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved