Palestina Keukeuh Tolak AS Jadi Mediator Pembicaraan Damai

Rabu, 05 Februari 2020 - 16:51 WIB
Palestina Keukeuh Tolak...
Palestina Keukeuh Tolak AS Jadi Mediator Pembicaraan Damai
A A A
JAKARTA - Palestina menegaskan bahwa pihaknya menolak jika Amerika Serikat (AS) menjadi mediator tunggal dalam pembicaraan dengan Israel. Menurut Palestina, sikap AS sangat bias terhadap Israel.

Sekertaris Pertama Kedutaan Besar Palestina, Ahmad Metani mengatakan, Palestina ingin adanya sebuah solusi damai berdasarkan resolusi PBB. Selain itu, Palestina berharap adanya konferensi internasional untuk membantu menyelesaikan masalah yang ada, tanpa menjadikan AS sebagai mediator tunggal.

"Presiden kami mengatakan dengan jelas bahwa kami menginginkan solusi damai untuk menyelesaikan masalah kami, tetapi berdasarkan resolusi PBB dan Dewan Keamanan ditambah kami meminta konferensi internasional untuk menyelesaikan masalah Palestina," ucap Metani di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

"Ini bisa 4 + 1 atau 5 + 1, tidak apa-apa tapi tidak hanya Amerika saja sebagai mediator. Jika Amerika dilibatkan, tidak apa-apa, kita tahu bahwa Amerika adalah negara adikuasa, harus dengan 4 + 1 atau 5 + 1, tetapi tidak hanya Amerika, karena mereka memiliki kebijakan bias dan mereka mendukung Israel," sambungnya.

Ia kemudian mengatakan rencana perdamaian Timur Tengah yang digagas oleh AS, atau yang disebut juga Kesepakatan Abad Ini telah membantu untuk menyatukan seluruh lapisan masyrakat Palestina.

"Kami telah berjuang selama lebih dari 70 tahun, dan saya meyakinkan Anda bahwa Palestina tidak pernah bersatu, tidak pernah bersatu seperti saat ini dengan Presiden dan kepemimpinan kami. Semua Muslim, Kristen dan semua faksi dan partai di Palestina sangat bersatu melawan Kesepakatan Abad Ini," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
6 Juta Warga Palestina...
6 Juta Warga Palestina Mengungsi di Lebanon, Suriah, Yordania, dan Tepi Barat
Israel Bebaskan 33 Tahanan...
Israel Bebaskan 33 Tahanan Palestina
Serangan Israel ke Jalur...
Serangan Israel ke Jalur Gaza Tewaskan 24 Warga Sipil
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Berita Terkini
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
53 menit yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
1 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
2 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
2 jam yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
3 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
3 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved