Di Pertemuan DK, RI Sebut Israel Penghambat Perdamaian Timur Tengah

Rabu, 22 Januari 2020 - 15:10 WIB
Di Pertemuan DK, RI...
Di Pertemuan DK, RI Sebut Israel Penghambat Perdamaian Timur Tengah
A A A
NEW YORK - Dalam pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai Palestina di New York, Indonesia menyebut Israel penghambat perdamaian Timur Tengah. Dalam pertemuan itu, Indonesia mengecam sikap Israel yang sama sekali tidak menunjukkan itikad baik dalam upaya damai atas konflik Palestina-Israel.

Pada pertemuan debat terbuka DK PBB mengenai situasi di Timur Tengah tersebut, anggota DK mendengarkan laporan dari dua pejabat PBB, yaitu Under Secretary General Rosemary DiCarlo dan Assistant Secretary General Ursula Mueller.

Kedua pejabat PBB menyampaikan bahwa proses perdamaian Palestina-Israel terhambat oleh berbagai tindakan Israel yang melanggar hukum internasional seperti pembangunan pemukiman ilegal dan blokade terhadap Jalur Gaza.

“Saya merasa sulit untuk memahami bagaimana kita dapat menemukan perdamaian jika delegasi Israel pagi ini bahkan tidak sekali pun menjawab berbagai hal yang disampaikan oleh delegasi Palestina,” ujar Duta Besar Indonesia untuk PBB, Dian Triansyah Djani, seperti dikutip dari siaran pers Perwakilan Tetap RI di PBB pada Rabu (22/1/2020).

Pria yang kerap disapa Trian kemudian mendesak Israel untuk menghormati hukum internasional, menghentikan pemukiman ilegal di wilayah Tepi Barat dan menghentikan blokade terhadap Jalur Gaza.

“Tren negatif yang terjadi di Palestina hanya akan meningkatkan ancaman gagalnya upaya perdamaian di kawasan Timur Tengah," ucapnya dan menjelaskan bahwa jika tidak diakhiri, aneksasi de facto ini akan menyebabkan penderitaan yang mendalam bagi Palestina, dan membuat keamanan serta stabilitas kawasan sulit tercapai.

Trian lalu mengilustrasikan tindakan Israel yang mencabut paksa 147 pohon zaitun milik petani Palestina di desa Al Jaba, Betlehem pada 1 Januari 2020 dengan upaya Israel yang mencoba mencabut proses perdamaian Timur Tengah dengan tindakan ilegalnya.

(esn)
Berita Terkait
DPR Minta Indonesia...
DPR Minta Indonesia Inisiasi KTT Luar Biasa OKI Sikapi Serangan Israel ke Palestina
Tolak Aneksasi Israel,...
Tolak Aneksasi Israel, Dubes Palestina: Terima Kasih Indonesia
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Indonesia Kutuk Keras...
Indonesia Kutuk Keras Serangan Brutal Israel ke RS di Gaza Palestina
Indonesia Didorong Aktif...
Indonesia Didorong Aktif dalam Penyelesaian Konflik Palestina dan Israel
Diam-diam, Para Pakar...
Diam-diam, Para Pakar Teknologi Israel Kunjungi Indonesia dan Bangun Relasi
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
1 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
1 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
2 jam yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
3 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
3 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved