Pemerintah Imbau WNI di Irak Tingkatkan Kewaspadaan
Jum'at, 03 Januari 2020 - 23:38 WIB
Pemerintah Imbau WNI di Irak Tingkatkan Kewaspadaan
A
A
A
BAGHDAD - Aksi pengepungan Kedubes Amerika Serikat (AS) di Baghdad oleh massa pro Iran telah meningkatkan ketegangan di kawasan itu sejak pekan lalu. Ketegangan kian meningkat pasca serangan udara yang menewaskan komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Letnan Jenderal Qassem Soleimani di dekat bandara Baghdad, Jumat (3/1).
Melihat perkembangan yang ada, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengaku prihatin dengan eskalasi yang terjadi di Irak. Dalam pernyataan yang diterima Sindonews.com dari Kemenlu RI, Pemerintah Indonesia meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi.
Pemerintah juga mengimbau WNI yang berada di Irak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan segera menghubungi KBRI jika memerlukan informasi/bantuan. WNI bisa menghubungi Hotline KBRI Baghdad di nomor +9647500365228.
KBRI Baghdad sendiri meminta WNI yang berada di Irak untuk menghindari pusat-pusat keramaian dan tidak meninggalkan rumah bila tidak ada keperluan mendesak. Selain itu, bagi WNI yang berencana berkunjung ke Irak, KBRI Baghdad menyarankan agar menjadwal kembali kunjungan tersebut, apabila tidak mendesak.
Sementara itu, pasca tewasnya Jenderal Qassem Soleimani, AS telah mendesak warganya untuk segera meninggalkan Irak. AS juga menangguhkan semua layanan konsuler di Kedubes mereka di Baghdad.
Melihat perkembangan yang ada, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengaku prihatin dengan eskalasi yang terjadi di Irak. Dalam pernyataan yang diterima Sindonews.com dari Kemenlu RI, Pemerintah Indonesia meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi.
Pemerintah juga mengimbau WNI yang berada di Irak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan segera menghubungi KBRI jika memerlukan informasi/bantuan. WNI bisa menghubungi Hotline KBRI Baghdad di nomor +9647500365228.
KBRI Baghdad sendiri meminta WNI yang berada di Irak untuk menghindari pusat-pusat keramaian dan tidak meninggalkan rumah bila tidak ada keperluan mendesak. Selain itu, bagi WNI yang berencana berkunjung ke Irak, KBRI Baghdad menyarankan agar menjadwal kembali kunjungan tersebut, apabila tidak mendesak.
Sementara itu, pasca tewasnya Jenderal Qassem Soleimani, AS telah mendesak warganya untuk segera meninggalkan Irak. AS juga menangguhkan semua layanan konsuler di Kedubes mereka di Baghdad.
(esn)