Rusia Tolak Campur Tangan Asing Dalam Krisis Libya

Kamis, 26 Desember 2019 - 20:40 WIB
Rusia Tolak Campur Tangan...
Rusia Tolak Campur Tangan Asing Dalam Krisis Libya
A A A
MOSKOW - Rusia menyatakan menolak campur tangan asing dalam krisis Libya. Moskow menyebut, campur tangan asing tidak akan membantu menyelesaikan situasi di Libya, tetapi upaya untuk memfasilitasi pencarian solusi disambut baik.

"Adapun situasi di Libya, itu pasti menyebabkan banyak kekhawatiran, dan kami juga prihatin. Kami telah berulang kali menegaskan bahwa Rusia tertarik untuk menemukan solusi damai untuk krisis Libya sesegera mungkin untuk mengakhiri pertumpahan darah," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Ketika mengomentari rencana Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk mengirim pasukan ke Libya, Peskov mengatakan pihaknya meyakini campur tangan asing tidak akan membantu menyelesaikan krisis Libya.

"Kami percaya bahwa campur tangan asing tidak akan membantu menyelesaikan situasi tetapi setiap kegiatan untuk memfasilitasi upaya penyelesaian konflik dan membantu pihak-pihak untuk menemukan solusi selalu selamat datang. Rusia hanya bisa menyambut upaya internasional," ucapnya, seperti dilansir Tass pada Kamis (26/12/2019).

Menanggapi pertanyaan apakah Kremlin memiliki informasi tentang keberadaan tentara bayaran Rusia di Libya, Peskov mencatat bahwa pada kenyataannya, Libya telah berubah menjadi tempat penampungan bagi tentara bayaran dari sejumlah negara, serta bagi para teroris.

"Semua ini adalah hasil dari tindakan terkenal dari beberapa negara terkenal, yang bertujuan menghancurkan kenegaraan Libya," ucapnya

"Warga negara dari berbagai negara bertindak sebagai tentara bayaran di berbagai belahan dunia dan tidak mungkin bagi suatu negara untuk mengontrol pergerakan semua warganya," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
1 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
2 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
2 jam yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
4 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
5 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved