1.500 Demonstran Ditahan Terkait Protes UU Kewarganegaraan India

Minggu, 22 Desember 2019 - 08:01 WIB
1.500 Demonstran Ditahan...
1.500 Demonstran Ditahan Terkait Protes UU Kewarganegaraan India
A A A
NEW DELHI - Lebih dari 1.500 demonstran ditahan di penjuru India dalam 10 hari terakhir menurut data pemerintah. Para demonstran menentang Undang-undang (UU) kewarganegaraan yang dianggap merusak konstitusi sekuler India.

"Selain itu, sebanyak 4.000 orang telah ditahan dan kemudian dibebaskan," papar para pejabat India, dilansir Reuters.

Dua pejabat pemerintah federal India menyatakan, mereka yang ditangkap dan ditahan dianggap memicu kekerasan selama unjuk rasa.

Sebanyak 19 orang tewas dalam bentrok antara polisi dan demonstran sejak parlemen India mengesahkan UU itu pada 11 Desember. Para pengkritik menilai UU itu diskriminatif terhadap Muslim dan mengancam pondasi sekuler India karena menjadikan agama sebagai kriteria untuk mendapat kewarganegaraan.

UU itu bertujuan memberi kewarganegaraan pada minoritas Hindu, Budha, Kristen, Sikh, Jain dan Parsi dari Afghanistan, Pakistan dan Bangladesh yang telah tinggal di India pada atau sebelum 31 Desember 2014.

Ratusan demonstran dan polisi terluka selama unjuk rasa terbesar di era pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi itu. Modi yang berkuasa sejak 2014 itu menggelar rapat kabinet untuk membahas keamanan terkait unjuk rasa itu.

Unjuk rasa berlanjut pada Sabtu (21/12) meski diterapkan jam malam dan langkah lebih keras untuk meredam protes.

Negara bagian Uttar Pradesh menjadi lokasi kekerasan terburuk dengan sembilan orang tewas dan beberapa orang mengalami luka kritis selama unjuk rasa.
(sfn)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
2 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
3 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
4 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
5 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
6 jam yang lalu
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved