Soal Pemakzulan Trump oleh DPR AS, Ini Kata Putin
Kamis, 19 Desember 2019 - 19:53 WIB
Soal Pemakzulan Trump oleh DPR AS, Ini Kata Putin
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin turut mengomentari pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump oleh DPR AS dengan tuduhan menyalahgunakan kekuasaan dan menghalangi penyelidikan Kongres. Putin yakin, Senat AS akan membebaskan Trump.
Berbicara saat melakukan konferensi pers di Moskow, Putin menggambarkan proses pemakzulan Trump sebagai kelanjutan dari pertikaian politik dalam negeri di AS.
"Saya tidak yakin tentang ini, itu (proses pemakzulan) masih perlu melalui Senat, di mana Partai Republik merupakan, sejauh yang saya tahu, mayoritas," kata Putin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (19/12/2019).
"Itu hanya kelanjutan dari pertikaian politik dalam negeri dan partai yang kalah dalam pemilihan berusaha untuk mencapai hasil melalui cara lain. Pertama, dengan menuduh Trump melakukan konspirasi dengan Rusia, maka ternyata tidak ada konspirasi dan sekarang tekanannya ada pada Ukraina," sambungnya.
Sebelumnya, melalui akun Twitternya, Trump mengatakan apa yang disampaikan Partai Demokrat AS, sebagai pihak yang mengajukan proses pemamzulan, adalah kebohongan semata dan ini adalah serangan terhadap demokrasi AS.
"Benar-benar kebohongan yang mengerikan, yang dibuat oleh kelompok sayap kiri. Ini adalah serangan terhadap demokrasi AS, ini adalah serangan terhadap Partai Republik," kicau Trump.
Berbicara saat melakukan konferensi pers di Moskow, Putin menggambarkan proses pemakzulan Trump sebagai kelanjutan dari pertikaian politik dalam negeri di AS.
"Saya tidak yakin tentang ini, itu (proses pemakzulan) masih perlu melalui Senat, di mana Partai Republik merupakan, sejauh yang saya tahu, mayoritas," kata Putin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (19/12/2019).
"Itu hanya kelanjutan dari pertikaian politik dalam negeri dan partai yang kalah dalam pemilihan berusaha untuk mencapai hasil melalui cara lain. Pertama, dengan menuduh Trump melakukan konspirasi dengan Rusia, maka ternyata tidak ada konspirasi dan sekarang tekanannya ada pada Ukraina," sambungnya.
Sebelumnya, melalui akun Twitternya, Trump mengatakan apa yang disampaikan Partai Demokrat AS, sebagai pihak yang mengajukan proses pemamzulan, adalah kebohongan semata dan ini adalah serangan terhadap demokrasi AS.
"Benar-benar kebohongan yang mengerikan, yang dibuat oleh kelompok sayap kiri. Ini adalah serangan terhadap demokrasi AS, ini adalah serangan terhadap Partai Republik," kicau Trump.
(esn)