Trump Kembali Sebut Kim Jong-un 'Rocket Man', Korut Marah

Jum'at, 06 Desember 2019 - 16:29 WIB
Trump Kembali Sebut...
Trump Kembali Sebut Kim Jong-un 'Rocket Man', Korut Marah
A A A
PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara (Korut) marah setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menjuluki Kim Jong-un dengan sebutan "Rocket Man" atau "Manusia Roket". Pyongyang mengancam akan mengerahkan persenjataannya untuk merespons penghinaan dari pemimpin Amerika yang mereka sebut "dotard" atau "pikun karena tua".

Ancaman dilontarkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Choe Son-hui. Aksi bertukar julukan antara kedua pemimpin terjadi beberapa tahun lalu ketika kedua negara berada di ambang konflik, dan Korea Utara saat itu gencar melakukan uji coba senjata nuklir dan rudal jarak jauh.

Pemimpin Korut, Kim Jong-un, telah menangguhkan tes senjata nuklir dan rudal jarak jauh sejak 2018 saat ia mengejar kebijakan diplomasi dengan Trump. Namun, rezim Pyongyang telah memberi sinyal kembali melanjutkan program persenjataannya karena Washington tidak menunjukkan langkah maju dalam mencabut sanksi sejak perundingan denuklirisasi dimulai tahun lalu.

Julukan "Rocket Man" untuk Kim Jong-un dilontarkan Trump selama kunjungannya ke Inggris untuk pertemuan para pemimpin NATO pada hari Selasa lalu.

"Kim suka mengirim roket ke atas, bukan?," tanya Trump. "Itu sebabnya saya memanggilnya Rocket Man," ujarnya.

Choe mengecam keras ucapan Trump tersebut. "Pernyataan Trump mendorong gelombang kebencian rakyat kami terhadap AS karena mereka telah menunjukkan tidak sopan ketika merujuk pada kepemimpinan tertinggi dari martabat Korea Utara," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip The Guardian, Jumat (6/12/2019).

Diplomat Korut itu menganggap pernyataan Trump sebagai hinaan pribadi yang sangat serius.

"Jika ada bahasa dan ekspresi yang memicu suasana konfrontasi digunakan sekali lagi dengan sengaja pada saat yang genting seperti sekarang, itu harus benar-benar didiagnosis sebagai kekambuhan dari kepikunan karena tua," kata Choe.

Kim pertama kali menggunakan istilah kuno "dotard" untuk Trump pada September 2017, sebagai tanggapan atas retorika permusuhan Trump dalam pidato pertamanya di PBB. Pada saat itu, Kim Jong-un juga menyebut Trump sebagai "anjing yang ketakutan" dan "seorang gangster yang bermain api".

Pada hari Rabu, kepala militer Korut, Pak Jong-chon, juga memperingatkan bahwa penggunaan kekuatan terhadap Korea Utara akan menimbulkan konsekuensi “mengerikan” bagi Amerika. Dia mengatakan Korea Utara akan mengambil tindakan respons yang tidak ditentukan pada tingkat apa pun jika AS mengambil tindakan militer terhadap Pyongyang.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Militer Percepat Persiapan Perang
Dipantau Kim Jong-un,...
Dipantau Kim Jong-un, Korea Utara Simulasikan Serangan Balik Nuklir
Kim Jong-un Hentikan...
Kim Jong-un Hentikan Rencana Aksi Militer Terhadap Korea Selatan
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
2 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
3 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
4 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
5 jam yang lalu
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
6 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved