Curang, China Didiskualifikasi dari Pesta Olahraga Militer Dunia

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 10:37 WIB
Curang, China Didiskualifikasi...
Curang, China Didiskualifikasi dari Pesta Olahraga Militer Dunia
A A A
BEIJING - Tim orienteering China didiskualifikasi dari ajang Pesta Olahraga Militer Dunia (Military World Games). Hal itu terjadi setelah sejumlah negara mengungkapkan kecurangan meluas yang dilakukan tim tuan rumah kepada induk organisasi yang menaungi olahraga tersebut.

Awalnya atlet China telah mengambil tempat pertama, kedua dan keempat dalam kompetisi orienteering jarak menengah wanita, serta tempat kedua di pria, selama perlombaan pada hari Minggu. Begitu pernyataan yang dikeluarkan oleh International Orienteering Federation (IOF).

Tetapi setelah pengaduan oleh enam negara Eropa, termasuk Rusia dan Prancis, wasit menemukan bahwa pelari China telah dibantu oleh penonton lokal. Bantuan ini termasuk penonton yang memberi tanda dan menyiapkan jalur khusus di medan atlet China, yang hanya diketahui oleh para pesaing.

Menurut IOF tim China dilarang ikut serta dalam kompetisi orienteering jarak jauh.

"IOF menanggapi tindakan tim China dengan sangat serius," kata Sekretaris Jenderal IOF Tom Hollowell dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN, Jumat (25/10/2019).

Hollowell menambahkan bahwa organisasi itu sedang menyelidiki apakah ada tindakan lebih lanjut yang perlu diambil untuk menjamin persaingan secara adil di final Piala Dunia mendatang di Guangzhou, China, mulai 25 Oktober.

Seperti Olimpiade, Pertandingan Militer Dunia diadakan setiap empat tahun sekali. Kompetisi perdana diadakan di Roma pada tahun 1995 dan ini adalah pertama kalinya China menjadi tuan rumah event ini, yang akan berlanjut hingga 30 Oktober.

Lebih dari 9.000 atlet dari 109 negara diperkirakan akan ambil bagian dalam pertandingan Wuhan, menurut penyelenggara setempat.

Di antara acara tersebut adalah berenang, terjun payung, orienteering dan gulat. Sejauh ini, China secara substansial memimpin perolehan medali, dengan medali emas dua kali lebih banyak dari pesaing terdekatnya Rusia.
(ian)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
28 menit yang lalu
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
1 jam yang lalu
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
2 jam yang lalu
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
3 jam yang lalu
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
4 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved