Bolton Sarankan AS Ambil Opsi Militer Terhadap Korut

Selasa, 01 Oktober 2019 - 15:03 WIB
Bolton Sarankan AS Ambil...
Bolton Sarankan AS Ambil Opsi Militer Terhadap Korut
A A A
WASHINGTON - Mantan Penasihat Nasional Amerika Serikat (AS), John Bolton menyarankan Washington untuk mengambil opsi militer dalam berhadapan dengan Pyongyang. Dia menilai diplomasi tidak terlalu efektif jika berkaitan dengan Korea Utara (Korut).Berbicara dalam sebuah acara di Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) di Washington D.C, Bolton mengatakan Korut tidak akan pernah menyerahkan program senjata nuklirnya secara sukarela."Mungkin mereka (pemerintah AS) akan sedikit kurang senang sekarang karena saya dapat berbicara dalam istilah yang tidak ternoda tentang ancaman besar dan semakin besar bahwa program senjata nuklir Korut menimbulkan perdamaian dan keamanan internasional," kata Bolton, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (1/10/2019)."Ada hal-hal yang harus kita perhatikan dan diskusikan dengan serius. Salah satunya adalah kemungkinan, meskipun mungkin terbatas, perubahan rezim di Korut, Jika Anda percaya, dan Anda mungkin tidak, itu tidak dapat diterima bahwa Korut memiliki senjata nuklir, pada beberapa titik kekuatan militer harus menjadi pilihan,” sambungnya.Bolton lalu mengatakan keputusan strategis yang dijalankan Kim Jong Un adalah bahwa dia akan melakukan apa pun yang dia bisa untuk mempertahankan senjata nuklirnya dan untuk mengembangkan, serta meningkatkannya lebih lanjut.Dia juga mengecam sikap santai Presiden AS, Donald Trump terhadap uji coba roket jarak pendek Pyongyang dalam beberapa bulan terakhir. Trump selalu menolak untuk mengecam uji coba rudal itu, dengan menyebut uji coba itu bukanlah sesuatu yang mengkhawatirkan.Namun, Bolton mengatakan bahwa teknologi yang digunakan dalam senjata-senjata itu menurut definisi dapat disesuaikan dengan rudal balistik jarak jauh. "Pengujian yang sedang berlangsung sekarang, menjadi pertanda buruk bagi kemampuan pertahanan Jepang dan bahkan AS ketika Anda sampai ke jajaran antarbenua," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
1 jam yang lalu
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
3 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
4 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
7 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
8 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved