Lavrov: Barat Ingin Ubah Konvensi Internasional dengan Hukum Sendiri

Minggu, 29 September 2019 - 10:59 WIB
Lavrov: Barat Ingin...
Lavrov: Barat Ingin Ubah Konvensi Internasional dengan Hukum Sendiri
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menyindir nengara Barat di Sidang Majelis Umum PBB. Lavorv menyebut negara-negara Barat telah meluncurkan kampanye untuk menggantikan konvensi internasional dengan aturan yang mereka buat sendiri.

"Konvensi universal bersama dengan resolusi Sidang Umum PBB adalah bagian integral dari hukum internasional," kata Lavrov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Minggu (29/9).

"Barat ingin mengganti mereka, bahkan untuk 'aturan' seperti yang terjadi di OPCW yang Sekretariat Teknisnya secara ilegal diberikan fungsi 'atributif' melalui manipulasi yang melanggar hukum dan tidak bermoral tekanan yang secara langsung melanggar Konvensi Senjata Kimia dan hak prerogatif eksklusif Dewan Keamanan," sambungnya.

Lavrov menuturkan, kekuatan tertentu terus bermain dengan Konvensi yang mewajibkan semua negara untuk memberikan hak-hak linguistik, pendidikan, agama, dan lainnya dari minoritas nasional.

"Bahkan di sini kolega Barat kita dipandu oleh aturan mereka sendiri, mereka menutup mata terhadap penolakan terbuka terhadap hak-hak minoritas nasional yang relevan dan memanjakan penahan terhadap fenomena memalukan dari kewarganegaraan di Eropa," ungkapnya.

"Kursus untuk revisi hukum internasional lebih sering diamati dalam kebijakan yang terus-menerus menulis ulang sejarah Perang Dunia II, membenarkan peningkatan jumlah manifestasi neo-Nazisme, vandalisme terhadap monumen untuk para pembebas Eropa dan korban Holocaust," paparnya.

Dia menambahkan, Barat juga memilik aturan sendiri tentang Balkan, di mana mereka mengejar arah terbuka untuk merusak keputusan DK PBB tentang Kosovo dan penyelesaian Bosnia dan Herzegovina.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
8 menit yang lalu
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
2 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
4 jam yang lalu
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
4 jam yang lalu
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
6 jam yang lalu
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Barat Ingin...
4 Alasan Barat Ingin Bungkam Telegram dengan Tangkap Pavel Durov
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved