Gedung Putih Batasi Akses Transkrip Telepon Trump dengan Putin dan MBS

Sabtu, 28 September 2019 - 12:42 WIB
Gedung Putih Batasi...
Gedung Putih Batasi Akses Transkrip Telepon Trump dengan Putin dan MBS
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih membatasi akses transkrip panggilan telepon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS). CNN pada hari Jumat (27/9/2019) melaporkan pembatasan akses tersebut.

Menurut laporan yang mengutip sumber yang mengetahui masalah itu, transkrip panggilan telepon Trump dengan Mohammed bin Salman tidak pernah diedarkan, sebuah praktik yang tidak biasa untuk percakapan profil tinggi. Dengan Putin, lanjut sumber tersebut, akses ke transkrip panggilan telepon juga sangat terbatas.

Tidak jelas apakah kondisi yang sama juga berlaku dalam percakapan Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang sekarang tenar.

Sumber mengatakan kepada CNN bahwa John Eisenberg, Wakil Penasihat Gedung Putih untuk urusan Keamanan Nasional dan Penasihat Hukum Keamanan Nasional, memerintahkan penggilan telepon Zelensky dimasukkan ke dalam sistem terpisah yang sangat rahasia yang biasanya disediakan untuk dokumen "kata sandi" yang sangat sensitif seperti informasi operasi militer rahasia.

Sumber mengklaim bahwa panggilan telepon Trump dengan Mohammed bin Salman tidak mengandung rahasia keamanan nasional yang sensitif, seperti halnya panggilan telepon dengan Zelensky. Sedangkan isi panggilan dengan Putin tidak diketahui.

Menurut para pejabat, praktik membatasi akses ke panggilan telepon dengan para pemimpin asing dimulai setelah pembicaraan Trump yang tidak jelas dengan para pemimpin Australia dan Meksiko dibocorkan kepada pers.

Sam Vinograd, seorang analis keamanan nasional yang bertugas di Dewan Keamanan Nasional Presiden Barack Obama dan di Departemen Keuangan di bawah Presiden George W. Bush, mengatakan gagasan memasukkan transkrip panggilan telepon umum ke dalam sistem "kata sandi" adalah potensi “penyalahgunaan kekuasaan".

"Dalam pengalaman saya, Anda tidak akan pernah memindahkan transkrip ke sistem kata sandi jika tidak memiliki istilah kata sandi. Jika presiden mengklasifikasikan hal-hal yang tidak ingin dikeluarkannya, itu adalah penyalahgunaan kekuasaan dan penyalahgunaan dari sistem," katanya.

Ketika dihubungi untuk memberikan komentar, seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa panggilan telepon Trump dengan Zelensky dimasukkan ke dalam sistem atas arahan para pengacara Dewan Keamanan Nasional (NSC).

"Pengacara NSC memerintahkan agar dokumen rahasia ditangani dengan tepat," kata seorang pejabat senior Gedung Putih, tanpa memberikan perincian lebih lanjut.

Tidak jelas apakah transkrip yang baru ditemukan ini akan memainkan peran apa pun dalam penyelidikan pemakzulan yang baru-baru ini diumumkan terhadap Trump.

Trump saat ini menghadapi pemungutan suara Dewan Perwakilan Rakyat atau Parlemen AS untuk penyelidikan pemakzulan, setelah Partai Demokrat menyatakan bahwa Trump meminta "bantuan" Zelensky terkait penahanan dana militer dan karenanya merupakan pemerasan politik. Trump telah membantah melakukan kesalahan. Zelensky juga mengomentari panggilan telepon itu, dengan mengatakan bahwa tidak ada yang menekan dirinya. Tanggal pemungutan suara pemakzulan Trump belum ditentukan.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump dan Vladimir...
Donald Trump dan Vladimir Putin Akan Bertemu di Arab Saudi
Arab Saudi Sambut Baik...
Arab Saudi Sambut Baik Gagasan Pertemuan Puncak Putin dan Trump
Dibela Vladimir Putin,...
Dibela Vladimir Putin, Begini Reaksi Donald Trump
Jadi Sorotan Dunia,...
Jadi Sorotan Dunia, Apakah Donald Trump dan Vladimir Putin Sahabat Dekat?
Donald Trump: AS Harusnya...
Donald Trump: AS Harusnya Tak Terlalu Mengkhawatirkan Putin
Donald Trump Tolak Sebut...
Donald Trump Tolak Sebut Vladimir Putin Diktator
Berita Terkini
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
31 menit yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
57 menit yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
1 jam yang lalu
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
1 jam yang lalu
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
2 jam yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved