Tragis, Pria AS Tewas Setelah Melamar Kekasihnya di Bawah Air

Minggu, 22 September 2019 - 07:50 WIB
Tragis, Pria AS Tewas...
Tragis, Pria AS Tewas Setelah Melamar Kekasihnya di Bawah Air
A A A
DODOMA - Seorang pria asal Lousiana, Amerika Serikat (AS) tewas tenggelam setelah melamar kekasihnya di bawah air. Peristiwa tragis itu terjadi saat keduanya tengah berlibur di Tanzania.

Steven Weber dan Kenesha Antoine menginap di sebuah pondok kayu dengan kamar tidur terendam di bawah permukaan laut di lepas pantai timur Afrika di Pulau Pemba, Tanzania.

Menurut video yang diposting Antoine di Facebook, Weber melamar kekasihnya pada hari Kamis dengan berenang di bawah air dan memegang tulisan di tangan di jendela kamar tidur sebelum memberikannya cincin.

Tulisan itu dimasukkan Weber di dalam kantong plastik transparan.

"Aku tidak bisa menahan nafas cukup lama untuk memberitahumu semua hal yang aku sukai tentangmu. TAPI ... Semua yang aku suka tentangmu, aku lebih suka SETIAP HARI!" bunyi tulisan itu.

"Maukah Anda menjadi ISTRI ku. Menikahlah denganku???" sambung tulisan itu.

Namun setelah itu, Antoine mengatakan dalam posting Facebook berikutnya, Webber tidak pernah lagi muncul ke permukaan.

"Kamu tidak pernah muncul dari kedalaman itu, jadi kamu tidak pernah mendengar jawabanku, 'Ya! Ya! Sejuta kali, ya, aku akan menikahimu !!' " tulis Antoine.

"Kita tidak pernah merangkul dan merayakan awal dari sisa hidup kita bersama, karena hari terbaik dalam hidup kita berubah menjadi yang terburuk, dalam putaran nasib yang paling kejam yang bisa dibayangkan," lanjut Antoine.

"Saya akan mencoba untuk menghibur diri dalam kenyataan bahwa kami menikmati pengalaman yang paling menakjubkan dalam daftar ini beberapa hari terakhir, dan bahwa kami berdua sangat bahagia dan benar-benar pusing dengan kegembiraan di saat-saat terakhir kami bersama," tukasnya seperti dikutip dari CNN, Minggu (22/9/2019).

CNN telah menghubungi Antoine untuk memberikan komentar.

Resor Manta, tempat pasangan itu menginap, mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu yang mengkonfirmasi kematian Webber.

"Belasungkawa, pikiran, dan doa tulus kami bersama kekasih, keluarga, dan teman-teman yang terkena dampak kecelakaan tragis ini," kata CEO resor itu, Matthew Saus.

Ia menambahkan bahwa otoritas setempat sedang menyelidiki insiden tersebut.

Sementaran itu Departemen Luar Negeri menegaskan bahwa seorang turis AS telah meninggal di Tanzania tetapi tidak memberikan perincian lebih lanjut.

"Kami menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada keluarga atas kehilangan mereka. Kami siap memberikan semua bantuan konsuler yang tepat," kata Departemen Luar Negeri AS.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Negara Ini Resmi Larang...
Negara Ini Resmi Larang Peredaran Dolar AS, Transaksi Wajib Gunakan Mata Uang Lokal
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
6 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
7 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
8 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
9 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
10 jam yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved