Penyebaran Rudal AS, Rusia Minta Jaminan Eropa

Jum'at, 13 September 2019 - 05:31 WIB
Penyebaran Rudal AS,...
Penyebaran Rudal AS, Rusia Minta Jaminan Eropa
A A A
MOSKOW - Rusia menegaskan tidak dapat menerima Amerika Serikat (AS) menempatkan rudal jarak menengah dan pendek di Eropa. Moskow pun berharap bisa mendapatkan jaminan akan hal itu dari negara-negara Barat.

"Rusia belum diuji dan tidak dipersenjatai, tidak seperti Amerika Serikat, dengan rudal jarak menengah dan pendek," kata Kementerian Pertahanan Rusia seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (13/9/2019).

Dikatakan bahwa Rusia berharap dapat mendengarkan jaminan dari negara-negara Barat tentang tidak dapat diterimanya penyebaran rudal jarak menengah dan pendek oleh AS di wilayah mereka.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan kepada Euronews bahwa Rusia, di bawah situasi Perjanjian INF yang dihentikan, sedang mengerahkan rudal berkemampuan nuklir di Eropa.

Pernyataan itu muncul setelah Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan kembali bahwa Rusia tidak akan mengerahkan rudal di mana pun kecuali rudal AS ada di sana selama pembicaraan dengan menteri luar negeri dan menteri pertahanan Perancis dalam format 2 + 2.

Pada 3 Agustus, sehari setelah Perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah (INF) secara resmi dihentikan atas inisiatif Washington, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan bahwa ia ingin mengerahkan rudal konvensional jarak menengah di Asia-Pasifik sesegera mungkin. (Baca juga: Bos Pentagon Ingin Tempatkan Rudal AS di Asia)

AS menarik diri dari Perjanjian INF pada 2 Agustus setelah secara resmi menangguhkan kewajiban INF-nya enam bulan sebelumnya. Moskow kemudian menangguhkan partisipasinya atas pakta itu pada bulan Juli. Kedua negara telah berulang kali menuduh satu sama lain melanggar perjanjian yang diteken pada 1987 silam.

Perjanjian INF, yang ditandatangani oleh AS dan Uni Soviet pada tahun 1987, mengharuskan kedua negara itu untuk menghilangkan dan secara permanen menolak semua rudal balistik dan peluncur darat mereka yang diluncurkan dengan jangkauan 500 hingga 5.500 kilometer.
(ian)
Berita Terkait
Inilah Rudal NASAMS...
Inilah Rudal NASAMS yang akan Dikirim Amerika untuk Ukraina
Inilah M-142 HIMARS,...
Inilah M-142 HIMARS, Sistem Rudal Tercanggih Ukraina yang Dipasok Amerika
S-400 Rusia telah Dikirim...
S-400 Rusia telah Dikirim ke India, Amerika Serikat Marah-marah
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Amerika Serikat Temukan...
Amerika Serikat Temukan Cara Unik Lumpuhkan Rudal Hipersonik Musuh
Terungkap, Amerika Serikat...
Terungkap, Amerika Serikat Bisa Kehabisan Rudal Hanya dalam 8 Hari Berperang
Berita Terkini
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
45 menit yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
1 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
2 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
3 jam yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
4 jam yang lalu
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
5 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved