Soal Papua, Pemerintah Telah Beri Penjelasan ke KTHAM PBB

Kamis, 05 September 2019 - 14:05 WIB
Soal Papua, Pemerintah...
Soal Papua, Pemerintah Telah Beri Penjelasan ke KTHAM PBB
A A A
JENEWA - Perwakilan Tetap Indonesia (PTRI) di PBB, Jenewa, telah memberikan gambaran yang akurat kepada Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia (KTHAM) PBB, Michelle Bachelet, terkait apa yang sebenarnya terjadi di Papua. Hal itu disampaikan PTRI segera setelah terjadinya peristiwa kerusuhan di Papua dalam sebuah pertemuan atau sebelum KTHAM PBB melakukan press conference.

"Pertemuan dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang lebih akurat terkait situasi di Papua mengingat terdapat berbagai distoris pemberitaan yang tidak mencerminkan situasi sebenarnya dan latar belakang kejadian," jelas PTRI di Jenewa dalam rilis yang diterima Sindonews, Kamis (5/9/2019).

Dalam pertemuan itu disampaikan terkait situasi dan sejumlah upaya yang dilakukan termasuk penegakan hukum, dialog dan persuasi.

"Disampaikan pula bahwa aparat keamanan telah bertindak secara profesional dan menghindari penggunaan kekerasan dalam menghadapi massa," kata PTRI.

PTRI juga memberikan penjelasan mengenai alasan pemerintah membatasi akses internet. Hal itu dilakukan pemerintah Indonesia untuk mencegah terjadinya kembali penyebaran hoax dan disinformasi yang telah memperkeruh suasan dan merugikan rakyat.

"Kebijakan ini terus dimonitor dan dievaluasi seiring dengan kondisi di Papua," jelas PTRI.

PTRI juga menegaskan bahwa baik Presiden Jokowi maupun jajaran pemerintah pusat dan daerah, termasuk elemen masyarakat di Indonesia sangat menyesalkan terjadinya insiden rasisme di Malang dan Surabaya yang telah mencetuskan protes massa di Papua.

"Penjelasan PTRI Jenewa tersebut kiranya telah memberikan gambaran yang jelas dan akurat bagi KTHAM untuk mengeluarkan komentar yang cukup berimbang antara penyampaian keprihatinannya dengan sambutan baik atas upaya nyata Pemerintah Indonesia dalam mengatasi situasi di Papua, sesuai dengan komitmen demokrasi dan perlindungan HAM di Indonesia," demikian pernyataan PTRI.

Sebelumnya pada tanggal 4 September 2019, KTHAM PBB, Michelle Bachelet, melakukan press conference satu tahun jabatannya sebegai KTHAM dan ulasan perkembangan situasi HAM di seluruh dunia.

Dalam press conference ini, KTHAM tidak merujuk kepada Indonesia secara khusus. Rujukan Indonesia (Papua) hanya satu kali disampaikan terkait dengan kecenderungan terjadinya protes massa yang terjadi di berbagai belahan dunia, seperti di Hong-Kong, Rusia, Honduras, Zimbabwe, India dan Indonesia (Papua). Dalam press conference tersebut tidak ada satu pertanyaan pun yang diajukan wartawan mengenai Indonesia, khususnya terkait situasi di Papua.

Pada tanggal yang sama, situs KTHAM memuat media statement yang berisi komentar KTHAM terkait situasi di Indonesia yaitu di Propinsi Papua dan Propinsi Papua Barat. KTHAM menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya korban, baik sipil maupun aparat keamanan. Selain itu KTHAM juga menegaskan pihaknya menyambut baik himbauan Presiden Joko Widodo dan pejabat tinggi Indonesia lainnya untuk melawan rasisme dan diskriminasi, serta ajakan untuk berdialog dan pemulihan ketenangan.
(ian)
Berita Terkait
Indonesia Tolak Tuduhan...
Indonesia Tolak Tuduhan Vanuatu di Sidang Umum PBB
RI Kembali Didapuk Jadi...
RI Kembali Didapuk Jadi Presiden DK PBB
Terima Kunjungan Airlangga,...
Terima Kunjungan Airlangga, Sekjen PBB Dukung Presidensi G20 Indonesia
Sekjen PBB Puji Indonesia...
Sekjen PBB Puji Indonesia Redam Konflik di Myanmar
Terpilih Jadi Anggota...
Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB, Wujud Kepercayaan yang Diberikan bagi Indonesia
Peran Indonesia dalam...
Peran Indonesia dalam PBB, RI Penyumbang Pasukan PBB Terbesar ke-7 di Dunia
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
2 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
3 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
4 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
5 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
6 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
7 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved