Terkait Program Nuklir, AS Blacklist Dua Kelompok Bisnis Iran

Kamis, 29 Agustus 2019 - 01:29 WIB
Terkait Program Nuklir,...
Terkait Program Nuklir, AS Blacklist Dua Kelompok Bisnis Iran
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memasukan dua kelompok bisnis Iran ke dalam daftar hitam. Dua kelompok bisnis itu membantu meningkatkan program nuklir Iran dan menghindari sanksi AS dan internasional untuk menguntungkan pemerintah dan militer Teheran.

Departemen Keuangan, bekerja sama dengan Biro Investigasi Federal, mengatakan Jaringan Dehghan dari Hamed Dehghan dan Hadi Dehghan, telah membeli dan memasok komponen elektronik tingkat militer ke sebuah perusahaan teknik Iran yang bekerja dengan militer dan Korps Garda Revolusi Iran.

"Dehghans bekerja melalui perusahaan mereka Ebtekar Sanat Ilya, dan perusahaan depan Hong Kong, Green Industries (Hong Kong) Limited," kata Departemen Keuangan AS seperti dikutip dari Asharq Al-Awsat, Kamis (29/8/2019).

Kelompok kedua dijuluki Jaringan Shariat, yang dikendalikan oleh Seyed Hossein Shariat dan fokus pada Asre Sanat Eshragh Company, juga masuk daftar hitam karena memasok produk-produk paduan aluminium ke entitas Iran yang telah dikenai sanksi atas proliferasi rudal mereka dan program senjata nuklir.

Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi pada individu yang terhubung ke dua jaringan.

Sanksi itu membekukan properti apa pun yang ada di yurisdiksi AS dan bertujuan untuk mengunci mereka yang masuk daftar hitam dari jaringan komersial dan keuangan global dengan melarang individu dan perusahaan AS, termasuk perusahaan internasional dengan senjata AS, untuk melakukan bisnis dengan mereka.

Departemen Keuangan mengancam sanksi terhadap lembaga keuangan asing mana pun yang secara sadar memfasilitasi transaksi signifikan atau menyediakan layanan keuangan signifikan bagi individu yang ditunjuk hari ini.

Sanksi itu adalah bagian dari kampanye AS untuk meningkatkan tekanan ekonomi pada Teheran atas program nuklirnya.

Washington membatalkan perjanjian nuklir 2015 dengan Iran dan lima negara lain, dan telah menerapkan sanksi terhadap Teheran, termasuk menjatuhkan hukuman kepada Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. Zarif mengatakan dia tidak terpengaruh oleh sanksi.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Kedubes Amerika Serikat...
Kedubes Amerika Serikat di Tel Aviv Dibombardir Rudal Iran
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
57 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved