Steve King Anggap Umat Manusia Lenyap Tanpa Pemerkosaan dan Inses

Kamis, 15 Agustus 2019 - 09:42 WIB
Steve King Anggap Umat...
Steve King Anggap Umat Manusia Lenyap Tanpa Pemerkosaan dan Inses
A A A
WASHINGTON - Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Steve King, membuat gempar dengan komentar yang menganggap tanpa pemerkosaan dan inses umat manusia di dunia sudah lama lenyap.

Komentar kontroversial ini disampaikan hari Rabu waktu setempat ketika ia membela proposal rancangan undang-undang untuk melarang aborsi secara absolut di Amerika.

"Bagaimana jika kita kembali melalui semua pohon keluarga dan hanya menarik keluar siapa pun yang merupakan produk pemerkosaan atau inses?," tanya King di sebuah pertemuan makan pagi di Urbandale, Iowa.

"Apakah akan ada populasi dunia yang tersisa jika kita melakukan itu? Mempertimbangkan semua perang dan semua pemerkosaan serta penjarahan yang terjadi di semua negara yang berbeda ini, saya tahu bahwa saya tidak dapat mengatakan bahwa saya bukan bagian dari produk itu," katanya, dikutip The Guardian, Kamis (15/8/2019).

King, yang telah dipuji oleh Presiden Donald Trump sebagai "manusia paling konservatif di dunia" telah mensponsori rancangan undang-undang untuk melarang aborsi termasuk dalam kasus pemerkosaan dan inses.

Para pemimpin Partai Republik—yang awal tahun ini menanggalkan tugas-tugas King komite setelah ia membela kelompok supremasi kulit putih—telah me-mothballed proposal RUU tersebut.

Dalam sambutannya yang pertama kali dilaporkan oleh Des Moines Register, King mengatakan pada kerumunan peserta makan pagi pada hari Rabu bahwa aborsi tidak boleh diizinkan dalam hal apa pun.

"Itu bukan kesalahan bayi karena dosa ayah, atau ibu," kata King.

Komentar itu menuai kecaman luas, termasuk dari para politikus Demokrat. Senator Kirsten Gillibrand dan Cory Booker menyerukan pengunduran diri King.

"Anda akan berpikir itu akan sangat mudah untuk keluar melawan pemerkosaan dan inses. Kemudian lagi, Anda akan berpikir sangat mudah untuk keluar melawan nasionalisme kulit putih. Jadi ini hanya satu contoh lagi mengapa perlu ada perwakilan yang waras di distrik itu," kecam politikus Demokrat, Pete Buttigieg.

Di masa lalu, King telah menyatakan keraguannya bahwa kehamilan bisa terjadi karena pemerkosaan. Setelah itu, calon Senat Todd Akin mengatakan pada 2012; "Jika itu adalah pemerkosaan yang sah, tubuh wanita memiliki cara untuk mencoba menutup semuanya." King mengamini komentar Akin.

"Baiklah," kata King. "Saya belum pernah mendengar bahwa itu adalah keadaan yang dibawa kepada saya secara pribadi, dan saya akan terbuka untuk berdiskusi tentang masalah itu."

King kemudian membela diri, dengan mengatakan, "Saya tidak pernah mengatakan, saya juga tidak percaya, seorang wanita, termasuk anak di bawah umur, tidak bisa hamil dari pemerkosaan, pemerkosaan menurut hukum atau pun inses."
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
13 menit yang lalu
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
1 jam yang lalu
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
1 jam yang lalu
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
3 jam yang lalu
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
3 jam yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved