China Bersumpah Tidak Akan Diam Jika AS Sebar Rudal di Asia

Selasa, 06 Agustus 2019 - 11:23 WIB
China Bersumpah Tidak...
China Bersumpah Tidak Akan Diam Jika AS Sebar Rudal di Asia
A A A
BEIJING - China mengatakan tidak akan berpangku tangan dan akan mengambil tindakan balasan jika Amerika Serikat (AS) menyebarkan rudal jarak menengah di kawasan Indo Pasifik. AS berencana menyebarkan rudal di Asia dalam beberapa bulan ke depan.

Pejabat kepala kontrol senjata China, Fu Cong, dalam pidatonya memperingatkan negara-negara tetangga untuk tidak mengizinkan AS mengirimkan rudal jarak menengah di wilayah mereka.

Fu mengatakan China tidak berniat memasuki kesepakatan kontrol senjata trilateral dengan AS dan Rusia, tetapi akan tetap terlibat dalam diskusi multilateral mengenai perlucutan senjata seperti dikutip dari New York Times, Selasa (6/8/2019).

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan selama pertemuan keamanan di Asia pada akhir pekan lalu bahwa ia ingin mengerahkan rudal konvensional jarak menengah di Asia-Pasifik dalam beberapa bulan. (Baca juga: Bos Pentagon Ingin Tempatkan Rudal AS di Asia )

Keberadaan rudal jarak menengah dilarang di bawah Perjanjian Pasukan Nuklir Jarak Menengah (INF) yang ditandatangani oleh Rusia dan AS pada tahun 1987. Perjanjian itu berakhir pada Jumat pekan lalu, dengan Washington mengatakan pihaknya mundur karena dugaan pelanggaran pakta oleh Rusia. Rusia membantah melanggar ketentuan.

Australia sebelumnya mengatakan lokasi untuk pangkalan tersebut belum diketahui tetapi negara itu tidak akan menjadi salah satu pangkalannya. (Baca juga: Australia Bantah Bakal Jadi Basis Rudal AS )

Ancaman serupa juga disuarakan oleh Rusia yang mengatakan pihaknya berencana untuk menyebarkan rudal seperti itu jika AS melakukannya, karena berakhirnya perjanjian Perang Dingin meningkatkan kemungkinan perlombaan senjata.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia hanya akan mengerahkan rudal jarak menengah baru jika AS melakukannya dan menyerukan perundingan kontrol senjata yang mendesak untuk mencegah perlombaan senjata yang kacau.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
1 jam yang lalu
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
2 jam yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
4 jam yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 jam yang lalu
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
5 jam yang lalu
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved