Pria AS Mengaku Dihajar Massa Gara-gara Bertopi MAGA Ala Trump

Jum'at, 02 Agustus 2019 - 16:04 WIB
Pria AS Mengaku Dihajar...
Pria AS Mengaku Dihajar Massa Gara-gara Bertopi MAGA Ala Trump
A A A
MANHATTAN - Seorang pria mengaku diserang massa remaja di Lower Manhattan, New York, Amerika Serikat (AS) karena mengenakan topi bertuliskan MAGA (Make America Great Again). Tulisan itu merupakan jargon Presiden Donald Trump saat kampanye pemilu 2016.

Jahangir Turan, 42, mengatakan kepada CBS New York bahwa dia sedang berjalan di Canal Street dekat Greene Street, sebelum pukul 19.00 malam pada hari Selasa. Saat itu dia mengenakan topi merah bertuliskan "Make America Great Again", yang membuatnya dihajar oleh lebih dari selusin remaja.

Ketika menyerang, para remaja tersebut melontarkan umpatan kasar yang ditujukan untuk Presiden Trump.

Turan, yang baru membeli topi tersebut, mengaku menderita patah tulang pipi dan mata bengkak menghitam.

“Saya suka Presiden Trump. Saya pikir dia melakukan pekerjaan dengan baik," kata korban kepada Fox News yang dilansir Jumat (2/8/2019). “Menyedihkan dihajar karena memakai topi ini. Ini Amerika," katanya lagi.

Polisi mengonfirmasi bahwa Turan telah mengajukan laporan kepada petugas polisi. Namun, dalam laporannya pria itu mengatakan diserang oleh seorang pria yang meninju kepalanya dan melarikan diri, bukan oleh sekelompok remaja seperti yang dia ungkap kepada media.

Dia tidak memberikan perincian tentang pernyataan apa pun yang mungkin dibuat oleh tersangka yang menyerangnya. Menurut polisi, Turan juga tidak menjelaskan apakah dia mengenakan topi bertuliskan MAGA atau tidak saat kejadian.

Anehnya lagi, Turan menolak perhatian medis di tempat kejadian.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pasar Taruhan Unggulkan...
Pasar Taruhan Unggulkan Trump Menangkan Pilpres Amerika Serikat 2024
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Akui Kekalahan dari...
Akui Kekalahan dari Donald Trump di Pilpres AS, Kamala Harris Sampaikan Pidato Konsesi
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
1 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
3 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
4 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
5 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved