Lavrov: Hubungan Rusia-AS Tidak akan Membaik Dalam Waktu Dekat
Rabu, 17 Juli 2019 - 18:36 WIB
Lavrov: Hubungan Rusia-AS Tidak akan Membaik Dalam Waktu Dekat
A
A
A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, dia tidak melihat dan tidak berharap hubungan dengan Amerika Serikat (AS) akan membaik dalam waktu dekat. Dia mengatakan, terlalu banyak politisi AS mengeksploitasi sentimen anti-Rusia jelang pemilihan umum.
"Banyak politisi AS berusaha mengalahkan satu sama lain dalam memicu Russophobia, menggunakan faktor ini dalam perjuangan politik internal mereka. Kami memahami bahwa itu hanya akan menjadi lebih panas ketika pemilihan umum 2020 semakin dekat," kata Lavrov.
Lavrov, seperti dilansir Russia Today pada Rabu (17/7), mengatakan bahwa Rusia akan tetap mencari titik temu dengan AS, tetapi Washington harus memberikan respon yang seimbang jika keadaan menjadi lebih baik.
"Kerja sama antara kami adalah momen kunci dalam memastikan stabilitas dan kepastian dalam urusan internasional, tetapi tidak semuanya tergantung pada kami, dibutuhkan dua untuk tango," sambungnya.
Lavrov menolak untuk berspekulasi kapan hubungan akan membaik, mengingat tidak konsistenya sikap yang datang dari Washington. Dia menegaskan, bagaimanapun, bahwa Rusia siap dengan sabar bekerja untuk memperbaikinya, asalkan AS menghormati kepentingan inti Rusia.
"Banyak politisi AS berusaha mengalahkan satu sama lain dalam memicu Russophobia, menggunakan faktor ini dalam perjuangan politik internal mereka. Kami memahami bahwa itu hanya akan menjadi lebih panas ketika pemilihan umum 2020 semakin dekat," kata Lavrov.
Lavrov, seperti dilansir Russia Today pada Rabu (17/7), mengatakan bahwa Rusia akan tetap mencari titik temu dengan AS, tetapi Washington harus memberikan respon yang seimbang jika keadaan menjadi lebih baik.
"Kerja sama antara kami adalah momen kunci dalam memastikan stabilitas dan kepastian dalam urusan internasional, tetapi tidak semuanya tergantung pada kami, dibutuhkan dua untuk tango," sambungnya.
Lavrov menolak untuk berspekulasi kapan hubungan akan membaik, mengingat tidak konsistenya sikap yang datang dari Washington. Dia menegaskan, bagaimanapun, bahwa Rusia siap dengan sabar bekerja untuk memperbaikinya, asalkan AS menghormati kepentingan inti Rusia.
(esn)