Iran dan Rusia Kompak Cela AS di Pertemuan Pengawas Nuklir PBB

Kamis, 11 Juli 2019 - 08:16 WIB
Iran dan Rusia Kompak...
Iran dan Rusia Kompak Cela AS di Pertemuan Pengawas Nuklir PBB
A A A
WINA - Iran dan Rusia mencaci maki seruan Amerika Serikat (AS) agar Teheran mematuhi batasan-batasan dalam kesepakatan nuklir 2015 dengan kekuatan dunia pada pertemuan khusus badan pengawas nuklir PBB.

Pertemuan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) diminta oleh AS setelah pekan lalu Iran mengkonfirmasi telah melebihi persediaan uranium yang diperkaya yang diizinkan berdasarkan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) 2015.

Duta Besar AS untuk Organisasi Internasional di Wina, Jackie Wolcott, pada pertemuan itu mengatakan Iran terlibat dalam apa yang dikatakannya sebagai pemerasan nuklir.

Iran telah mengatakan akan mengabaikan batasan tertentu di bawah JCPOA selama pihak-pihak yang tersisa dalam kesepakatan - khususnya Inggris, Prancis dan Jerman - tidak berbuat lebih banyak untuk mengurangi dampak sanksi AS. AS menjatuhkan sanksi kepada Iran setelah Presiden Donald Trump menarik diri dari kesepakatan itu pada Mei 2018.

"Tidak ada cara untuk membaca ini selain upaya kasar dan transparan untuk memeras bayaran dari komunitas internasional," kata Wolcott seperti dikutip dari AFP, Kamis (11/7/2019).

Menanggapi hal itu, utusan Iran Kazem Gharib Abadi mengatakan adalah sebuah ironi yang menyedikan bahwa pertemuan tersebut diadakan atas permintaan AS. Menurutnya kebuntuan saat ini adalah hasil dari perilaku melanggar hukum AS dan mengutuk apa yang disebutnya sebagai kecenderungan sadis AS untuk menjatuhkan sanksi terhadap Iran.

Sementara Duta Besar Rusia untuk IAEA, Mikhail Ulyanov, setelah pertemuan itu mentweet AS praktis terisolasi terkait masalah ini. Ia mengatakan aneh bahwa pertemuan itu diserukan oleh AS, negara yang menyatakan JCPOA sebagai kesepakatan yang mengerikan.

"Dalam praktiknya, ternyata Washington sadar akan pentingnya Rencana (JCPOA)," katanya.

Negara-negara Eropa yang terlibat dalam kesepakatan itu berusaha untuk menyelamatkan JCPOA melalui upaya diplomatik.

"Dukungan kami yang berkelanjutan (untuk JCPOA) bergantung pada Iran yang mengimplementasikan komitmennya secara penuh," bunyi pernyataan bersama Jerman, Prancis dan Inggris dalam pertemuan itu.

"Kami percaya masalah yang ada harus ditangani oleh para peserta JCPOA, termasuk melalui pertemuan Komisi Gabungan yang akan segera diselenggarakan," sambung pernyataan itu.

Menyusul pelanggaran batas persediaan uranium, pada hari Senin IAEA juga mengkonfirmasi bahwa Iran telah melanggar batas pengayaan uranium yang ditetapkan JCPOA sebesar 3,67 persen.

Sumber diplomatik mengatakan pada hari Rabu bahwa IAEA telah mengkonfirmasi pernyataan Iran awal pekan ini bahwa negara itu memperkaya 4,53 persen, jauh di bawah tingkat 90 persen yang menurut para ahli diperlukan untuk melengkapi senjata nuklir.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Giliran Mobil Sejuta...
Giliran Mobil Sejuta Umat Amerika Serikat Disenggol Iran
Joe Biden Klaim Amerika...
Joe Biden Klaim Amerika Serikat Sudah Tidak Memiliki Senjata Kimia
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Adu Kekuatan Militer...
Adu Kekuatan Militer Iran-Rusia vs Israel-Amerika Serikat, Siapa Lebih Unggul?
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
2 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
3 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
4 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
5 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
6 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
7 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved