Kata Trump, Kisruh dengan Turki soal S-400 dan F-35 Salah Obama

Minggu, 30 Juni 2019 - 02:34 WIB
Kata Trump, Kisruh dengan...
Kata Trump, Kisruh dengan Turki soal S-400 dan F-35 Salah Obama
A A A
OSAKA - Presiden Donald Trump menyalahkan pendahulunya Barack Obama soal kekisruhan antara Amerika Serikat (AS) dan Turki tentang kesepakatan pembelian sistem rudal S-400 Rusia dan jet tempur F-35 AS.

Pemimpin Gedung Putih itu mengatakan kekisruhan yang terjadi sekarang ini bukan kesalahan Presiden Recep Tayyip Erdogan, tapi salah pemerintahan Obama yang tidak mengizinkan Ankara untuk membeli sistem rudal Patriot Amerika.

Dalam pertemuannya dengan Erdogan pada hari Sabtu (29/6/2019) di sela-sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, Trump mengecam keengganan pemerintah Obama untuk menjual sistem rudal Patriot ke Turki pada 2013. Kebijakan pemerintah Obama itu, kata Trump, membuat Turki merasa tidak diperlakukan secara adil sebagai anggota NATO.

Seperti diberitakan selama ini, Ankara sudah sepakat membeli sistem rudal S-400 Rusia dan pengiriman sedang dalam proses. Ankara juga menjadi pembeli jet tempur siluman F-35 Lockheed Martin AS.

Washington—yang ingin mengganggu penjualan senjata Moskow—marah dengan keputusan Ankara karena membeli S-400 Rusia akan membahayakan jet tempur F-35 dan sistem persenjataan NATO lainnya. Namun, pemerintah Erdogan berdalih senjata pertahanan canggih Moskow itu sangat dibutuhkan dan AS tidak bisa memberikannya.

Ketika ditanya apakah undang-undang sanksi Countering America's Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) akan menargetkan Turki, Trump pertama-tama mengkritik perlakuan tidak adil terhadap Ankara oleh administrasi Obama."Kami sedang melihatnya, tapi (sanksi) itu jalan dua arah," katanya.

CAATSA dibuat AS sejatinya untuk menargetkan Rusia yang dituduh ikut campur pemilu AS, intervensi urusan dalam negeri Ukraina dan berbagai tuduhan lain. Namun, undang-undang itu pada akhirnya juga menargetkan negara lain yang membeli senjata Moskow. Negara pertama di luar Rusia yang dihantam undang-undang itu adalah China karena membeli S-400 dan jet tempur Su-35.

"Mereka (pemerintahan Obama) tidak akan menjualnya (kepada Erdogan), mereka tidak akan membiarkan dia membeli rudal yang ingin dia beli yakni Patriot. Dan setelah dia membeli sesuatu yang lain, mereka mengatakan sekarang kami akan menjual Patriot kepada Anda," kata Trump, seperti dikutip Daily Sabah, Minggu (30/6/2019).

"Jadi, saya harus memberi tahu Anda, dia (Erdogan) adalah anggota NATO dan dia adalah seseorang yang bersahabat dengan saya. Dan Anda harus memperlakukan dengan adil. Anda mengerti itu? Anda harus memperlakukan dengan adil. Saya kira dia tidak diperlakukan dengan adil. Saya tidak berpikir dia diperlakukan dengan adil," imbuh Trump, yang memberi isyarat bahwa pemerintahannya tidak akan mencari jalan sanksi terhadap Ankara.

Trump mengatakan kedua negara membahas masalah pembelian S-400 Rusia, sesuatu yang disebut Trump sebagai "situasi rumit".

"Presiden (Erdogan) tidak diizinkan membeli rudal Patriot, dia ingin melakukan ini, tetapi dia tidak diizinkan oleh pemerintahan Obama untuk membelinya sampai setelah dia membuat perjanjian untuk membeli rudal lainnya. Jadi dia membeli rudal lain dan kemudian tiba-tiba, mereka mengatakan Anda dapat membeli rudal kami. Anda tidak dapat melakukan bisnis dengan cara seperti itu, itu tidak baik. Itu tidak baik," kata Trump.

"Tapi dia dilarang membeli sampai dia membeli sesuatu yang lain (S-400). Dan begitu dia membeli sesuatu yang lain, semua orang mengatakan, oke Anda bisa membelinya (Patriot). Anda tidak bisa melakukan bisnis dengan cara itu. Turki telah menjadi teman kami," papar Trump.

"Kami melakukan hal-hal besar bersama. Kami adalah mitra dagang besar. Kami akan menjadi jauh lebih besar. Saya pikir USD75 miliar dolar (volume perdagangan antar negara) kecil. Saya pikir itu akan menjadi lebih dari USD100 miliar. Anda tidak dapat memperlakukan orang seperti itu, seperti yang dilakukan pemerintahan Obama," katanya, mengungkapkan kekecewaannya sekali lagi.
(mas)
Berita Terkait
Erdogan Yakin Turki...
Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Erdogan Disebut Minta...
Erdogan Disebut Minta Putin Ambil Kembali Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Partainya Erdogan Tolak...
Partainya Erdogan Tolak Usul AS Beli S-400 Rusia dari Turki
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Erdogan Ingin Beli Jet...
Erdogan Ingin Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Trump Minta Turki Stop Beli Minyak Rusia
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
2 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
3 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
4 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
5 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
6 jam yang lalu
Infografis
Trump: Bergaul dengan...
Trump: Bergaul dengan Rusia dan Korut Bukan Hal yang Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved