Bersitegang dengan Iran, AS Minta Bantuan NATO

Jum'at, 28 Juni 2019 - 09:15 WIB
Bersitegang dengan Iran,...
Bersitegang dengan Iran, AS Minta Bantuan NATO
A A A
BRUSSELS - Penjabat Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Esper mendesak sekutu Eropa untuk secara terbuka mengutuk tindakan Iran dan bergabung dengan upaya keamanan maritim baru yang diusulkan AS untuk melindungi Selat Hormuz. Hal itu diungkapkannya setelah serangan terhadap kapal tanker dan penembakan terhadap pesawat tak berawak AS.

Selama konferensi pers di Menteri Pertahanan NATO di Brussels, Esper mengatakan ia meminta sekutu untuk bergabung dengan koalisi "negara-negara yang sepaham" yang akan mendukung kebebasan navigasi di Selat Hormuz melalui "pengawasan maritim yang lebih luas."

"Dan itu harus mencakup pengawasan udara sampai ke garis piket kapal untuk membantu melindungi saluran air internasional dan untuk memasukkan bahkan mungkin pengawalan," kata Esper.

"Kita harus menyempurnakannya untuk kita sendiri, dan kita akan melihat apa yang paling masuk akal," imbuhnya seperti dikutip dari ABC News, Jumat (28/6/2019).

Esper juga mengumumkan bahwa ia akan kembali ke Brussels pada pertengahan Juli untuk memberikan pengarahan yang lebih rinci kepada sekutu "tentang sejarah ancaman Iran ini."

Dalam kesempatan itu, Esper menegaskan kembali bahwa AS tidak mencari perang dengan Iran dan ingin membawa Teheran ke meja perundingan - tindakan yang sejauh ini ditolak oleh pemimpin Iran, dengan alasan ketidakpercayaan terhadap Washington dan sanksi kerasnya terhadap Teheran.

"Strategi kami pada intinya adalah strategi ekonomi dan diplomatik," kata Esper.

"Tidak seorang pun boleh salah menahan diri karena kelemahan," imbuhnya.

AS telah dikritik oleh mitra-mitra Eropanya karena keluar dari kesepakatan nuklir 2015 dengan beberapa menyalahkan sanksi AS membuat Iran menyerang. Namun Esper membela AS, dengan mengatakan AS sama sekali bukan penghasut ketegangan baru-baru ini di Selat Hormuz.

"Tindakan bermusuhan Iran adalah masalah internasional yang mempengaruhi banyak negara," katanya.

"Kami memiliki setidaknya enam kapal yang diserang oleh Iran atau proksinya. Kami memiliki serangan mortir ke Arab Saudi. Kami memiliki serangan rudal jelajah ke Arab Saudi. Tentu saja menembak jatuh pesawat kami yang tidak bersenjata di wilayah udara internasional dan daftarnya terus berlanjut," tuturnya.

Pertemuan Menteri Pertahanan NATO ini terjadi ketika Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mentweet bahwa sanksi AS bukan alternatif untuk perang, tetapi sanksi itu sendiri adalah perang serta negosiasi ancaman satu sama lain eksklusif.

Pekan lalu, Iran bersumpah untuk melanggar batas atas cadangan uraniumnya yang diperkaya yang telah disepakati di bawah kesepakatan nuklir 2015.

Seorang juru bicara badan nuklir PBB, yang memantau program nuklir Iran, menolak berkomentar kepada ABC News tentang apakah Iran melakukannya. Tetapi seorang diplomat anonim di agensi mengatakan kepada Reuters bahwa Iran belum mencapai batas dan "kemungkinan" melakukannya pada akhir pekan jika mereka melakukannya.
(ian)
Berita Terkait
3 Orang Berpengaruh...
3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
Senjata Amerika Serikat...
Senjata Amerika Serikat Sudah Ada di Lapangan Tembak Ukraina
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
6 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
8 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
8 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
10 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
11 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved